Pesantren Aswaja Nusantara Terbitkan Jurnal Ilmiah
NU Online Ā· Kamis, 2 Mei 2013 | 03:53 WIB
Sleman, NU Online
Meskipun baru berumur dua tahun, akan tetapi semangat berkarya yang terdapat di Pesantren Aswaja Nusantara, Mlangi, Nogotirto GMP, Sleman, Yogyakarta ini nampaknya patut diacungi jempol.Ā
Hal ini terbukti dengan telah diterbitkannya edisi perdana Jurnal āMlangiā; media pemikiran dan budaya pesantren (Volume No.1 April-Juni 2013).
Dengan waktu penyusunan sekitar tiga bulan, dan berkat kerjasama tim yang baik, maka Jurnal perdana ā yang selanjutnya akan terbit tiga bulan sekali (triwulan) ā ini telah berhasil diterbitkan untuk pertama kalinya.Ā
Perihal latar belakang disusunnya jurnal ini, berdasarkan uraian Pimpinan Pondok, Muhammad Mustafied, Rabu malam (01/05), ada dua hal: Pertama, dakwah dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Kedua, pesantren harus mampu mengartikulasikan pemikiran yang beragam, agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
āRencananya, jurnal ini juga akan diterbitkan secara online (e-jurnal)ā, tambah mantan aktivis PMII Universitas Gadjah Mada tersebut.
Dengan mengusung tema tentang āPendidikan Karakterā, sebagai respon terhadap kurikulum 2013 yang akan diimplementasikan pada tahun 2013 ini, Jurnal perdana setebal 162 halaman tersebut disusun dengan memuat berbagai macam rubrik, yaitu: Editorial, Riset Utama, Artikel Utama, Kolom, Esai Lepas, Esai Budaya dan Sastra, Review Kitab-Buku, Panorama Global, Apresiasi Tokoh, dan Aswaja Bergerak.
āKetika Aswaja bersentuhan dengan berbagai problem struktural dan ketidakadilan, Aswaja mengalami perkembangan baru, dari manhajul fikr ke manhajul harokah (teori perubahan sosial)ā, merupakan cuplikan singkat salah satu rubrik; Aswaja Bergerak, yang merefleksikan tentang Tantangan dan Peluang Strategis Aswaja (hlm.158).
Jurnal tersebut telah dilaunching pada bulan April kemarin di UGM, bekerjasama dengan CSS Mora, dan jurnal ini juga telah tersebar di beberapa kampus di Yogyakarta.Ā
Mengenai para kontributor dalam jurnal tersebut, Mustafied mengatakan bahwa untuk edisi perdana sementara diisi oleh orang-orang dalam PP Aswaja Nusantara sendiri, namun untuk selanjutnya tidak menutup kemungkinan untuk membuka peluang bagi orang luar ā pesantren ā untuk dapat berkontribusi juga.
āHarapannya ya berlanjut, demi perkembangan wacana kepesantrenan, keislaman, keaswajaan, dan kenusantaraanā, papar Mustafied ketika ditanya mengenai harapan jurnal tersebut ke depannya.Ā
Redaktur Ā Ā : Mukafi Niam
Kontributor: Dwi Khoirotun Nisaā
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua