Cirebon, NU Online
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Pelatihan Administrasi untuk anggota dan kader PMII di Aula Perpustakaan ISIF Cirebon, Jum’at (15/5) pagi hingga sore. <>
Acara ini dihadiri puluhan anggota dan kader perwakilan dari setiap Rayon yaitu Rayon Pelangi Tarbiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Rayon El Farouk Fakultas Syariah, dan Rayon Annahdloh fakultas Adab dan Ushuluddin IAIN SNJ Cirebon.
Subhan Ibrahim, Ketua Pelaksana (OC), mengatakan dengan adanya pelatihan bertujuan agar sahabat-sahabati mampu dalam mengelola organisasi khususnya administrasi organisasi.Â
“Pelatihan ini digelar sebagai wujud ikhtiar kita dalam menunjukkan bahwa PMII mampu tertib administrasi. PMII organisasi besar sudah saatnya rapi dalam administrasi,” kata Subhan yang juga sekretaris PK PMII IAIN Cirebon.
Ia menambahkan pelatihan ini diisi dengan materi-materi keadministrasian. “Materinya terdiri dari teknik persuratan organisasi dan teknik mengelola data organisasi disampaikan oleh Asep Rizki Padhilah (sekretaris umum PC PMII Cirebon), teknik membuat proposal dan TOR yang baik dan benar oleh Ayub Al Ansori (ketua 1 PC PMII Cirebon), juga teknik mengelola keuangan organisasi oleh Cut Febi Pidiah Rizky (bendahara KOPRI Cirebon),” jelas Subhan.
Sedangkan Safruddin, Ketua PK PMII IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan bahwa PMII harus mampu mengelola organisasi dengan baik.Â
“PMII hari ini harus mampu bersaing dengan organisasi mahasiswa lainnya. Kita jangan kalah dari segi apapun, termasuk soal administrasi. Kita kadang bingung dalam hal tertib administrasi, dengan pelatihan ini kita tunjukkan bahwa PMII mampu tertib administrasi. Rapi, baik dan benar dalam mengelola organisasi,” ungkap Addin, sapaan akrab Safruddin.
Pelatihan Administrasi ini didukung dan diapresiasi penuh oleh Ketua PC PMII Cirebon, M. Yazidul Ulum, ia juga mengingatkan bahwa sebagai pengurus, kader dan anggota PMII akan dituntut di akhirat sebagai pertanggungjawaban organisasi.Â
“Jika dalam mengelola dan membangun PMII dengan benar kita akan mendapat kebaikan. Namun jika kita mengelola dan membangun PMII asal-asalan maka akan dipertanggungjawabkan di akhirat. PMII adalah organisasi yang mengikat kita dunia dan akhirat,” tandas Yazid.  (uub ayub/mukafi niam) Â
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua