Sekkab Empat Lawang Apresiasi Perkembangan Muslimat NU
NU Online · Ahad, 22 Februari 2015 | 19:01 WIB
Empat Lawang, NU OnlineÂ
Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Empat Lawang Suamtera Selatan Drs. Burhamsyah mengapresiasi perkembangan organisasi dan warga Nahdlatutul Ulama, khususnya Muslimat di kabupaten tersebut.Â
<>
Menurut dia, pada pembukaan Musyawarah II Pengurus Cabang Muslimat NU Empat Lawang di Hotel Kito Tanjung Padang Tebing Tinggi awal pekan pada Selasa (17/2), perkembangan NU dan banomnya di Empat Lawang sangat mendukung pembangunan kemasyarakatan dan keagamaan.Â
Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai kabupaten baru di Sumatera Selatan, Empat Lawang membutuhkan warga dan organisasi seperti Muslimat NU untuk membangun di baerbagai bidang, saat ini dan masa yang akan datang.
Sementara Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Nyak Hafsya pada laporan pembukaannya mengatakan, PC Muslimat NU Empat lawang dalam perkembangannya, walau masih seumur jagung, namun sudah mampu membina TK, TPA, PAUD, dan Koperasi.Â
Juga, sambung Nyak Hafsya, telah mampu membentuk enam pengurus anak cabang dari 10 kecamatan. Walau demikian, dalam waktu dekat pembentukan pengurus anak cabang Muslimat NU akan terbentuk di semua kecamatan.Â
Musyawarah Cabang Muslimat NU bertema "Mari Kita Tingkatkan Peranan Wanita untuk Terwujudnya Empat Lawang Emas sebagai masyarakt Religius" tersebut dihadiri Ketua PW Muslimat NU Sumatera Selatan, Ketua Tanfizyah NU Empat Lawang, Kakandepag Empat Lawang, 6 Pengurus anak cabang yang telah terbentuk dari 10 kecamatan dan warga NU. (Samir AR. Dota/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua