Teliti Hipnotis, Intelektual Muda NU Sulsel Raih Doktor
NU Online · Ahad, 27 November 2016 | 23:57 WIB
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Wajo Abdul Malik meraih gelar doktor dalam bidang ilmu syariah atau hukum Islam di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar setelah mempertahankan disertasi berjudul "Hipnotisme dalam Perspektif Hukum Islam".
Berdasar siaran pers diterima NU Online Senin (28/11) promosi doktor dipimpin Ketua Sidang Prof. Sabri Samin dengan penguji dan promotor Prof. Minhajuddin, Prof. A. Rasdiyanah, Prof. Achmad Abubakar, Prof. Shaleh Tajuddin, Dr. Nurnanungsih, dan Dr. Kasjim Salenda.
Dalam kesimpulan pada sidang pada Kamis (24/11) tersebut, dinyatakan bahwa hipnotisme tidak haram sebagaimana pendapat majelis fatwa Saudi Arabia. Hipnotis, murni sebagai ilmu pengetahuan yang maslahah.
Disertasi yang meraih nilai 3,97 tersebut juga disebutkan bahwa pemahaman masyarakat selama ini ketika kehilangan barang, uang, menyebut itu adalah hipnotis, itu tidak benar. Sebab penipuan itu adalah sihir, bukan hipnotis.
Promosi dihadiri para kolega Abdul Malik, di antaranya Anwar Sadat dan Irwan Hamid. Keduanya merupakan anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Komandan Banser Sulsel AA. Rauf Rani juga hadir.
Ucapan untuk Malik datang dari Dirjen Pendidikan Kemenag RI Prof. Kamaruddin Amin. Juga dari pimpinan PB As'adiyah Prof. Rafii Yunus Martan. Serta dari Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulsel. (Muhammad Yunus/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua