Jember, NU Online
Hampir dua pekan sejak diberlakukannya pembelajaran online,Ā Dosen Psikologi IAIN Jember, Jawa Timur Arumaisha Fitri memberikan tanggapannya.
Ā
Menurut Arum, kendala sebagai dosen yang memberikan kuliah online adalahĀ tidak bisa mengontrol seluruh kondisi mahasiswa. Namun,Ā selama ada diskusi mahasiswa aktif bertanya, dan disiplin serta menepati waktu, kuliah online akan efektif.
Ā
"Walaupun saya tidak benar-benar bisa memantau mahasiswa bagaimana ekspresi mahasiswa paham atau tidak terkait materi yang telah dipaparkan", kata Arum.
Ā
Terkait presentasi online, lulusan Magister Psikologi Profesi UGM ini mengatakan, selama beberapa kali kuliah online juga lancar. "Tidak ada masalah terkait presentasi secara online. Mahasiswa mampu pempresentasikan materinya pakai teknologi video, kemudian menjawab berbagai pertanyaan dan tanggapan," ungkapanya.
Dosen yang memiliki hobi membaca dan menulis, serta olahragaĀ jogging dan berenang ini mengaku menyadari kendala yang dihadapi mahasiswa, misalnya soalĀ kuota internet yang cepat habisĀ dan memori yang cepat penuh.
Ā
"Namun hal ini bisa disiasati dengan meminta mahasiswa menyiapkan space memoriĀ dan mengirimkan video beberapa jam sebelum perkuliahan berlangsung," kata Arum.
Ā
Nah, bagaimana agar kuliah online dapat dilakukan dengan maksimal dan mengasyikkan? Perempuan asal Situbondo ini pun membeberkanĀ tipsnya.
Ā
"Pertama, mahasiswa perlu siap untuk belajar dan tahu tujuan dari kuliah yang akan dilakukannya. Jadi ada dorongan untuk bersungguh-sungguh," kata dia.Ā
Ā
Kedua, sebelum kuliah dilaksanakan, mahasiswa harus membaca terlebih dahulu materi yang akan dibahas hari itu agar ketika mulai kuliah pikiran tidak 'mulai dari nol'.
Ā
Ketiga, siapkan kuota internet dan cari tempat yang dapat menangkap sinyal dengan baik.Ā "Karena kalau sudah lemot, bikin bad mood deh," katanya.
Berikutnya, cari tempat belajar yang nyaman tetapi bukan kasur. "Karena kalau sudah nempel kasur akan ngantuk," selorohnya.Ā
Ā
Kelima, kata Arum, mahasiswa harus aktif mendengarkan, membaca, bertanya dan menanggapi.
Kontributor: Wahed Zaini,Ā Endang Agoestian
Editor: Kendi Setiawan