Tradisi Ya Qowiyyu Ajarkan untuk Saling Berbagi
NU Online · Selasa, 22 November 2016 | 01:33 WIB
Puncak perayaan Ya Qowiyyu di Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ditandai dengan penyebaran ribuan kue apam. Acara tersebut di gelar di Kompleks Masjid Ageng Gribig, Jumat (18/11).
Tradisi Saparan Ya Qowiyyu dimulai usai shalat Jumat dengan mengarak dua gunungan apam lanang dan wadon yang sebelumnya sudah disemayamkan semalam di kompleks Masjid Besar Jatinom menuju oro-oro di kompleks pemakaman Ki Ageng Gribig.
Usai diberi doa oleh keturunan Ki Ageng Gribig, dua gunungan apem langsung ludes diperebutkan ribuan warga masyarakat yang datang dari berbagai daerah, yang sudah tidak sabar untuk mendapatkannya. Total apam yang disebar diperkirakan seberat 5,5 ton. Lebih dari 15 menit makanan itu terus disebarkan dari dua tower itu.
Menurut cerita tutur, asal muasal kue apam itu dari Mekah yang dibawa Ki Ageng Gribig untuk oleh-oleh anak cucunya. Karena tidak cukup, maka Nyi Ageng Gribig membuatnya lagi sekaligus untuk dibagikan kepada penduduk Jatinom. Sejak itu orang daerah ini ikutan membuatnya untuk selamatan.
“Tradisi ini memiliki makna bersedekah seperti yang pernah diajarkan Ki Ageng Gribig semasa hidupnya. Selain untuk melestarikan budaya, kegiatan ini juga diadakan untuk meningkatkan perekonomi warga,” terang Camat Jatinom, Anwar, saat ditemui sebelum acara sebar apem.
Adanya Upacara ini dinamakan Ya Qowiyyu diambil dari doa Kiai Ageng Gribig sebagai penutup pengajian yang berbunyi : Ya qowiyu Yaa Aziz qowina wal muslimin, Ya qowiyyu warzuqna wal muslimin, yang artinya: Ya Tuhan, berikanlah kekuatan kepada kita segenap kaum muslimin. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua