Mahbib Khoiron, wartawan NU Online, sambat. Dia mengeluh susahnya menghubungi aktivis dari salah satu badan otonomi NU.
<>
"Ditelepon gak diangkat. Dikirimi pesan tidak jawab," keluh Mahbib bersungut-sungut.
"Ya sabar. Tunggu saja. Mungkin aktivisnya sedang aktif. Sedang sibuk. Banyak urusan," kataku kalem.
"Sibuk apaan? Wong ada yang lebih sibuk saja mudah dihubungi kok?" ujar Mahbib dengan nada tinggi.
"Oooh.. Ya sudah. Ndak usah hubungi lagi. Kadang-kadang orang-orang yang sudah di kuburan memang lebih mudah dihubungi ketimbang yang masih hidup. Kirim fatihah lebih cepat sampai ketimbang kirim SMS," kataku. (Hamzah Sahal)
Terpopuler
1
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
2
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
3
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
4
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
5
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
6
Ansor University Jatim Buka Pendaftaran Ramadhan Academy, Tiga Kelas Intensif Gratis
Terkini
Lihat Semua