Mahbib Khoiron
Penulis
Suatu hari murid-murid di sebuah sekolah dasar terdengar riuh di kelas. Ternyata mereka sedang berembuk tentang suatu yang aneh.
Anak-anak itu sepakat akan memberi hadiah kepada orang yang dinilai paling bohong di dalam ruangan. Penggalangan dana sudah dilakukan, dan bingkisan siap diberikan.
"Tapi kepada siapa?"
Belum terjawab pertanyaan itu, Pak Menteri yang sedang sidak, tiba-tiba muncul. Mendengar rencana aneh murid-murid itu ia bilang,
"Anak-anak, buat apa acara begini ini? Ga ada manfaat. Masa depan kalian ditentukan kerja keras kalian dalam belajar, sistem baik, inovasi terus-menerus, dan kerja sama berbagai pihak."
"Ini yang sedang saya wujudkan.
Saya ini orang paling tahu masa lalu, sekaligus paling tahu masa depan," tambah Pak Menteri.
Para murid manggut-manggut, kemudian berembuk lagi. Akhirnya mereka sepakat memberikan hadiah itu kepada Pak Menteri. (Mahbib Khoiron)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua