PCNU Boyolali Fokus Perkuat Koin NU dan Program Layanan Warga
NU Online · Jumat, 15 Agustus 2025 | 10:00 WIB
Boyolali, NU Online
Rais Syuriyah PCNU Boyolali KH Ahmad Charir menegaskan pentingnya kerukunan, kekompakan, dan persatuan demi melayani warga NU.
Kiai Charir menegaskan bahwa persoalan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan harus dipecahkan sebagai bentuk aktualisasi program NU.
Ia menekankan perlunya pembentukan pengurus NU hingga tingkat anak ranting untuk menjadi pasukan pengaman program, termasuk memperkuat LP Ma’arif NU, KBIHNU Arofah Boyolali, dan suksesnya program Koin NU.
“Alhamdulillah, setapak demi setapak Klinik Simo telah terwujud. Menyusul nanti Klinik Taman Sari. Terus bergulir demi kejayaan, kebesaran, dan berkhidmah kepada warga Nahdlatul Ulama,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.
Kiai Charir mengibaratkan Koin NU laksana filosofi semut yang bergotong royong mengangkat roti.
“Koin itu kecil, tapi kalau terkumpul akan menyelesaikan persoalan besar. Kita prihatin ada guru gajinya masih Rp300 ribu. Maka semua itu akan kita ikhtiarkan melalui Koin NU,” jelasnya.
Ia juga menekankan perlunya manajemen organisasi yang baik agar dana Koin NU terdistribusi tepat sasaran.
“Mari kita kompak bersatu rukun. Pertemuan rutin ini tidak membedakan siapa pun, seluruh pengurus dan banom berkoordinasi dan berkonsolidasi,” tegasnya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua