Syawalan Festival Kaliwungu: Haul Kiai Asy'ari dan Wujud Budaya Ziarah Masyarakat Pantura
NU Online · Sabtu, 5 April 2025 | 17:00 WIB
Kendal, NU Online Jateng
Syawalan Festival Kaliwungu 1446 Hijriah kembali digelar di Alun-Alun Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kendal H Benny Karnadi pada Kamis (3/4/2025). Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan drum secara simbolis oleh Wakil Bupati bersama tokoh masyarakat dan para pimpinan pondok pesantren Kaliwungu sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan festival syawalan.
Pengasuh Ponpes APIK Kaliwungu KH Sholahudin Humaidillah menyampaikan bahwa ada keterkaitan sejarah Kaliwungu dengan Kasunanan Surakarta. Ia menyebut bahwa keberadaan makam-makam kuno menjadi bukti bahwa tradisi ziarah ini telah mengakar kuat sejak lama.
“Syawalan bukan hanya haul Kiai Asy'ari atau Kiai Guru, tetapi juga menjadi bagian dari budaya ziarah masyarakat Pantura, khususnya di Kaliwungu,” ungkap Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah ini.
Ketua Panitia Syawalan Fest Kaliwungu 1446 H, Badrul, mengungkapkan bahwa festival tahun ini dikemas lebih menarik dan tertata dengan melibatkan 85 pelaku UMKM lokal dari Kaliwungu dan berbagai daerah di Jawa Tengah.
"Festival akan berlangsung dari 3 hingga 16 April 2025, dengan berbagai rangkaian acara termasuk pertunjukan musik dan puncaknya adalah Haul Kiai Asy'ari," ujar Badrul.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua