GP Ansor di Tulungagung Jatim Gelar Doa Bersama Kenang Riyanto, Banser Penyelamat Gereja
NU Online · Rabu, 25 Desember 2024 | 19:00 WIB
Tulungagung, NU OnlineÂ
Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Satuan Koordinasi Kelurahan (Satkorkel) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menggelar doa bersama untuk mengenang Riyanto, seorang personel Banser penyelamat umat Katolik di Gereja Eben Haezer Mojokerto, pada 2000 silam.Â
Ketua PR GP Ansor Tiudan Muhammad Sirojul Mufti mengungkapkan, acara ini digelar dua tahun sekali sebagai bentuk refleksi aksi heroik Banser Riyanto dalam mengamankan gereja di Mojokerto dengan memeluk bom.
"Maksud tujuan kegiatan ini untuk mengenalkan kepada sahabat-sahabat tentang pentingnya toleransi antara Islam dan agama lainnya," ujar Muhammad Sirojul Mufti di Masjid Jami' Baiturrohim Desa Tiudan, Selasa malam (24/12/2024), sebagaimana dikutip NU Online Jatim.Â
Ia menjelaskan bahwa hikmah yang bisa diambil dari kisah Riyanto ini bisa ditularkan kepada kader-kader Ansor Banser lainnya. Ia mengingatkan, dalam hal tolong-menolong seharusnya tidak memandang latar belakang seseorang.
"Kalau kita mau menolong itu tidak harus melihat latar belakang dulu. Kita harus ikhlas untuk menolong sesama manusia," bebernya.
Ia berharap melalui refleksi mengenang Riyanto tidak lain juga sebagai penyemangat seluruh elemen masyarakat, khususnya Banser dan Ansor.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua