Acep Zamzam Noor: Sastra Pesantren Tetap Lestari Meski Dibidahkan
NU Online · Sabtu, 13 April 2019 | 18:00 WIB
Asep Zamzam Noor dalam bincang santri tahunan di Pesantren Mahasiswa Universal Bandung. (Foto: Istimewa)
A. Rachmi Fauziah
Kontributor
"Di kemudian hari, metode dakwah ini dilestarikan di kalangan pesantren nahdliyin hingga sekarang dan yang akan datang," tutur Kang Acep, sapaan akrabnya.
“Beliau-beliau itu memperkenalkan sastra pesantren bergenre puisi, cerpen-cerpen berlatar pesantren yang penuh humor dan lain-lain,” pungkas Kang Acep. (Rachmi/Musthofa Asrori)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua