Hoaks Berita Mbah Moen Doakan Cagub Jakarta!
NU Online · Senin, 13 Februari 2017 | 15:16 WIB
Yang mendoakan dlolim adalah menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Salah satu contohnya adalah menisbatkan anak kepada orang yang bukan ayah kandungnya.
Masuk dalam hal ini adalah suatu doa jelek (pasot, red jawa) kepada salah satu pasangan calon gubernur di daerah A. Doa itu dinisbatkan kepada salah satu Guru. Dan ternyata doa itu bukan dan tidak pernah diucapkan Sang Guru. Itu pun perbuatan dlolim.
Suatu ketika saya membacakan doa itu di hadapan Guru Besar saya. Beliau hanya dawuh: siapa yang menulis doa itu? Saya berkata: saya tidak tahu, tetapi melihat susunan akan doa itu, saya sudah yakin itu bukan dari Guru.
Dan memang itu bukan doa Beliau.
Silahkan anda berdoa atau jalur diplomasi untuk merubah dan menghilangkan hal mungkar, kufur ataupun maksiat, bila anda tidak mampu mengingkarinya dengan jalan yang lebih berat, yaitu kekuatan atau kekuasaan.
Namun bila berdoa pun tidak mampu, maka ingkarilah dengan hati, sebagai pertanda adanya iman di dada, walaupun iman yang lemah.
من رأى منكم منكرا فليغيره بيده فإن لم يستطع فبلسانه وإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua