HUT Kemerdekaan, Saatnya Pesantren Kembali Bangkit dengan Kedaulatan Ekonomi
NU Online · Kamis, 19 Agustus 2021 | 05:00 WIB
Hisyam Malik
Kontributor
Surabaya, NU Online
Banyak cara yang bisa dilakukan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik lndonesia. Seperti Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya Jawa Timur. Untuk memberikan semangat kewirausahaan, mendorong para santri mengisi kemerdekaan, pesantren menggelar Workshop Entrepreneur Kaum Santri untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren.
Bekerjasama dengan salah satu bagian yayasan setempat yang memiliki konsentari khusus terhadap bidang kewirausahaan, Karya Usaha Nurul Huda (KUN), workshop berlangsung Rabu (18/8/2021).
Maryatul Qibtiyah Kabiro Kepesantrenan dan Madrasah Diniyah Nurul Huda Surabaya menjelaskan pada momen peringatan hari kemerdekaan para santri harus menyongsong semangat juang untuk merdeka dari segalanya, termasuk merdeka melalui kemandirian ekonomi pesantren yang berdaulat.
"Melalui workshop atau kegiatan seperti ini harapannya bisa menjadi sebuah tambahan pengetahuan bagi para santri. Sehingga nantinya bisa ikut andil dalam roda perekonomian baik saat menjadi santri ataupun pasca menjadi santri dengan status alumni," jelas alumnus Universitas lslam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ini.
Ustadh Qib, sapaan akrabnya juga mendorong para santri agar giat mengikuti sesi workshop kewirausahaan dan semua kegiatan-kegiatan yang ada di pesantren guna untuk menjadi bekal masa depannya.
"Semua pengetahuan penting baik yang melalui secara formal ataupun kegiatan nonformal, Saya harap santri bisa ikut terlibat dengan kegiatan berbagai macam yang ada di pesantren ini. Selain menambah pengetahuan juga menambah pengalaman yang nantinya sangat berguna dan bisa di praktekkan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Gus Ahmad Syauqi Direktur Utama KUN mengatakan bersyukur dengan terselenggaranya workshop kewirausahaan yang diberikan kepada para santri. Ia menyebutkan KUN dicanangkan pada bulan Desember 2020. Salah satu fungsinya, sebagaimana disampaikan oleh pengasuh KH Abdurrahman Navis adalah untuk menjadi sebuah laboratorium untuk pembelajaran kewirausahaan bagi para santri.
Gus Syauqi menambahkan sehingga dirasa tepat terwujudnya workshop ini menjadi salah satu rentetan untuk para santri belajar lebih dalam lagi seputar kewirausahaan.
"Terima kasih kepada Kabiro kepesantrenan beserta pengurus yang telah menangkap pentingnya sinergitas ini agar lebih di seriusi, Sehingga pada nantinya menjadi salah satu tambahan nilai plus bagi para santri," tambahnya.
Kontributor: Hisam Malik
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
6
Rupiah Terus Melemah, Anggota DPR Minta Gubernur BI Mundur dari Jabatan
Terkini
Lihat Semua