Jadi Percontohan Program Pesantren Hijau, Al-Hamidiyah Depok Resmikan AHA Green House
NU Online · Kamis, 9 November 2023 | 19:30 WIB
Pelajar di Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, Jawa Barat tengah melakukan presentasi di AHA Green House yang baru diresmikan, pada Kamis (2/11/2023). (Foto: dok. LAZISNU PBNU)
Wahyu Noerhadi
Kontributor
Depok, NU Online
Sebagai salah satu percontohan program Pesantren Hijau dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok meresmikan Al-Hamidiyah (AHA) Green House dan Peninjauan Proyek Pesantren Hijau serta Madrasah Riset Teknologi (Ristek), pada Kamis (2/11/2023).
Bendahara Program Pesantren Hijau NU Care-LAZISNU PBNU Dinny Farwita mengatakan, Pesantren Al-Hamidiyah sebagai salah satu percontohan program Pesantren Hijau yang telah sukses dan sangat layak menjadi prototipe bagi pesantren-pesantren lain di Indonesia.
“Sebagai salah satu pesantren percontohan untuk program Pesantren Hijau PBNU, semoga bisa menular ke pesantren lainnya,” ujar Dinny dalam keterangannya yang diterima NU Online, Kamis (9/11/2023).
Menurutnya, kesadaran dan sikap cinta lingkungan para santri di Pesantren Al-Hamidiyah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat itu tidak perlu diragukan lagi. “Di sini, nggak perlu disuruh lagi, santrinya sudah ada kesadaran untuk menjaga lingkungan,” katanya.
Direktur Pendidikan Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Farida Wulandari menjelaskan bahwa peresmian AHA Green House dan Peninjauan Proyek Pesantren Hijau serta Madrasah Ristek ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pesantren Al-Hamidiyah dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas dan bermutu.
“Al-Hamidiyah mempunyai komitmen yang tinggi untuk menyediakan pendidikan berkualitas. Kita akan terus meningkatkan mutu dan kelas dari Pesantren Al-Hamidiyah,” ucap Farida.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Kemenag RI Asep Edwin menerangkan salah satu instrumen akreditasi sekolah saat ini adalah performance based, yaitu dengan melihat kinerja sekolah atau madrasahnya.
“Nah, dengan adanya Madrasah Riset dari Al-Hamidiyah ini, saya yakin ke depannya Al-Hamidiyah akan semakin terdepan,” jelasnya.
Adapun karya dari program Pesantren Hijau dan Madrasah Ristek yang dipresentasikan para santri pun cukup banyak dan beragam. Di antaranya Green Projects berupa kompos, eco-enzym, prototipe alat penjernih air sederhana, tes unsur hara, lubang biopori, kemudian Aromatherapy Candle Project yang berasal dari minyak jelantah, hingga berbagi pengalaman menanam pohon serta ajakan untuk menyayangi bumi dengan menggunakan bahasa Inggris.
Ketua Badan Pengawas Yayasan Al-Hamidiyah, H Moch Sutjahyo mengapresiasi setiap karya santri Al Hamidiyah yang dipresentasikan.
“Kalau tidak dimulai dari sekarang, kita akan merasakan dampak buruknya (lingkungan) nanti. Ini (program) terobosan yang sangat bagus sekali selain untuk menjaga lingkungan ini juga bisa menjadi ladang bisnis. Saya ucapkan selamat kepada semua santriwan dan santriwati yang telah berkarya,” tuturnya.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua