Jadwal Lengkap Gerhana Matahari 20 April 2023 di Seluruh Wilayah Indonesia
NU Online · Selasa, 18 April 2023 | 14:00 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) telah melakukan perhitungan terhadap peristiwa Gerhana Matahari tahun 1444 H menggunakan metode falak (sistem hisab) haqiqy bittahqiq (kontemporer).
"Hasilnya menunjukkan akan terjadi peristiwa Gerhana Matahari Campuran (Total Cincin) pada Kamis Legi tanggal 29 Ramadhan 1444 H yang bertepatan dengan tanggal 20 April 2023 M," demikian pernyataan LF PBNU dikutip NU Online dari dokumen Informasi Gerhana Matahari Campuran (Total Cincin) 29 Ramadhan 1444 H / 20 April 2023 M di Indonesia yang dikeluarkan oleh LF PBNU.
Hasil perhitungan ilmu falak menunjukkan ketampakan Gerhana Matahari Campuran (Total Cincin) di Indonesia berupa gerhana sebagian. Hampir segenap Indonesia berkesempatan menyaksikannya karena berada di wilayah gerhana, kecuali sebagian Provinsi Aceh karena berada di luar wilayah gerhana.
Di bagian timur Indonesia, terdapat pita totalitas annularitas gerhana, sedangkan garis puncak gerhana bertepatan dengan ghurub setempat melewati bagian tengah pulau Papua. Seluruh kawasan yang tercakup ke dalam wilayah gerhana akan berkesempatan menyaksikan durasi gerhana yang utuh (yakni dari awal gerhana hingga akhir gerhana).
Data falakiyah Gerhana Matahari yang dilakukan untuk seluruh ibukota kabupaten/kota se–Indonesia (kecuali Aceh) tercakup ke dalam Zona Penumbra dan Zona Totalitas. Dalam zona penumbra ini, hanya akan terlihat gerhana sebagian dengan magnitudo gerhana (besarnya persentase penutupan cakram Matahari oleh cakram Bulan pada saat puncak gerhana) bergantung kepada lokasi masing-masing.
Adapun durasi terpanjang Gerhana Matahari terjadi di Kota Ambon, Provinsi Maluku, yakni mencapai 3 jam 9 menit, dari pukul 11.58 WIT hingga 15.08 WIT dengan puncaknya terjadi pada pukul 13.34 WIT. Sementara magnitudo terbesar terjadi di Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat yang mencapai 96 persen.
Sebaliknya, durasi terpendek dan magnitudo terkecil gerhana matahari terjadi di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, yakni hanya 1 jam 16 menit, mulai pukul 10.13 WIB dan berakhir pada pukul 11.28 WIB dengan puncaknya pada pukul 10.50 WIB. Sementara magnitudo di kota yang sama hanya sebesar 3 persen.
Berikut ini jadwal lengkap gerhana matahari:

Pewarta: Syakir NF
Editor: Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua