JATMAN dan Bukhara State Technical University Jalin Kerja Sama Kembangkan Spiritual Islam
NU Online · Selasa, 7 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Nota kesepahaman antara JATMAN dan BSTU yang ditandatangani oleh Mudir 'Ali JATMAN Prof Ali Masykur Musa dan Rektor BSTU Siddikova Sadokat dalam Konferensi Naqshabandi Internasional di Bukhara, Uzbekistan pada Sabtu, (4/10/2025). (dok JATMAN)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) menjalin kerja sama dengan Bukhara State Technical University (BSTU), Uzbekistan. Kerja sama itu meliputi bidang pendidikan, pengembangan spiritual, dan pemahaman lintas budaya.
“Kerjasama ini tidak hanya sekedar kerja sama akademis, tetapi lebih dari itu juga diplomasi spiritual Republik Indonesia (RI) dan dunia Islam, khususnya di Asia Tengah,” ujar Mudir ‘Ali JATMAN, Prof Ali Masykur Musa kepada NU Online pada Senin (6/10/2025).
Menurutnya, kerja sama ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap krisis spiritualitas yang semakin mengemuka, baik di negara-negara sekuler maupun di dunia Islam.
“Lebih lanjut, secara teknis nanti akan diperdalam bentuk kerja samanya bagaimana dan menyasar kalangan mana saja program ini,” ucapnya.
Ali menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan diplomasi dan spiritual antara Indonesia dan Uzbekistan. Dua negara ini memiliki sejarah panjang dalam pengembangan tasawuf dan pendidikan spiritual Islam.
Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak ditandatangani oleh Mudir ‘Ali JATMAN Prof Ali Masykur Musa dan Rektor BSTU Siddikova Sadokat dalam Konferensi Naqshabandi Internasional di Bukhara, Uzbekistan pada Sabtu, (4/10/2025).
Dalam nota kesepahaman tersebut, JATMAN dan BSTU sepakat untuk bekerja sama dalam sejumlah bidang, antara lain (1) Penelitian bersama tentang tasawuf, spiritualitas Islam, dan pendidikan moral; (2) Penyelenggaraan konferensi, seminar, dan forum akademik internasional; (3) Pertukaran mahasiswa, anggota fakultas atau dosen, dan peneliti; (4) Publikasi bersama, penerjemahan, dan penyebaran karya ilmiah; dan (5) Pengembangan program bersama dan pendirian pusat-pusat akademik, termasuk Dewan Naqsyabandi di BSTU.
Dalam Pelaksanaan kerja sama tersebut, kedua belah pihak telah menyepakati pembagian peran. BSTU akan menyediakan infrastruktur akademik, fasilitas penelitian, dan dukungan organisasi bagi program bersama. Sementara, JATMAN akan memberikan akses kepada bimbingan spiritual, tenaga ahli, dan jaringan di Indonesia untuk mendukung kolaborasi di bidang studi dan pendidikan tasawuf.
Sebagai bentuk komitmen bersama, JATMAN dan BSTU juga bersepakat untuk mendorong partisipasi timbal balik dalam kegiatan ilmiah dan budaya guna mempererat hubungan spiritual dan intelektual antara kedua negara.
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
5
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua