Kiai Said: Kok Tega sih Sebar Hoaks dan Fitnah?
NU Online · Kamis, 21 Februari 2019 | 15:45 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj mengaku heran pada sekelompok orang yang dengan sengaja menyebarkan siar kebencian (hate speech) pada kelompok lain, fitnah hingga hoaks yang pada akhirnya dapat menyebabkan perpecahan.
Keheranan itu timbul karena menurutnya, tidak mudah menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang terlahir dari agama, budaya, bahasa dan adat-istiadat yang beragam.
“Menyebar hoaks, adu domba, fitnah, hate speech. Kok tega banget sih berbuat seperti itu?” tanya kiai Said saat memberi ceramah di acara istighostah di gedung PBNU, Rabu (20/2).
Ia curiga bahwa orang yang gemar melakukan hal buruk yang mengancam persatuan ini tidak terlibat dalam perjuangan memerdekakan dan mempersatukan bangsa Indonesia.
Kelompok ini jelas berbeda dengan NU yang sejak semula terlibat dalam perjuangan, yang menyebabkan banyaknya kiai NU yang berguguran di medan pertempuran. Sehingga warga NU memahami betapa beratnya merebut kemerdekaan dan menjaga persatuan.
“Kemerdekaan negara ini hasil perjuangan bukan pemberian. Kemerdekaan dibangun dengan darah dan nyawa. Banyak sekali kiai NU yang berguguran. KH Hamid Rusdi, dibrondong. Kiai Ilyas yang pangkatnya kapten dibunuh Jepang. KH Hasyim Asyari dipenjara sebulan di Mojokerto karena tidak mau menyembah matahari. Saat keluar dari penjara tangan kanannya tidak bisa bergerak,” kata Kiai Said.
Menurut Kiai Said, orang yang tidak mempedulikan kemaslahatan orang banyak ini kelak akan mendapat balasan. “Barang siapa yang khianat melakukan sesuatu yang merugikan bangsa, membikin pecah belah masyarakat, merusak persatuan dan kesatuan bangsa, maka orang itu berkhianat pada dirinya, jika dia NU dia berkhianat pada NU, tanah airnya dan pada Allah SWT,” pungkasnya. (Ahmad Rozali)
Terpopuler
1
Ngaji Al-Hikam, Kiai Miftach Ungkap Makna Keramat dalam Perjalanan Spiritual
2
Tanah Wakaf NU di Yogyakarta Dikembangkan Jadi Kampung Reforma Agraria Berbasis Wakaf Produktif
3
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Pelatihan Manajemen Bencana NU Care-LAZISNU Tidak Sekadar Mengejar Jumlah Relawan
6
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
Terkini
Lihat Semua