Abdul Rahman Ahdori
Kontributor
Jakarta, NU Online
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah menyatakan bahwa kementerian yang dipimpinnya tengah fokus meningkatkan dan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) demi menciptakan kompotensi tenaga kerja yang lebih produkti.
Hal itu disampaikan Ida di hadapan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj saat memberikan sambutan dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PBNU, di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusata, Jumat (31/1) sore.
“Ini tanggung jawab saya pak Kiai Said, oleh karena itu meski tidak besar, 70,6 persen anggarannya (Kemenaker) untuk membangun SDM. Untuk meningkatkan kompetensi dan produktifitas termasuk untuk meningkatkan kompetensi pekerja migran kita,” kata Ida Fauziah.
Ida menambahkan, Kemenaker tidak ingin ada pekerja seperti imigran berangkat ke luar negeri dalam keadaan tidak memiliki kompetensi. Karena itu, dia mendorong hadirnya pekerja-pekerja Indonesia yang siap bersaing di dunia global.
“Kami memiliki tekad, jangan ada migran kita yang brangkat tanpa tidak dalam kondisi tidak kompeten. Kami mendorong tenaga kerja yang kompotetitif, saya ingin menjadi bagian yang membangun masa depan NU,” tuturnya.
Presiden Joko Widodo, kata Ida, terus memandatkan kepada Kemenaker RI agar membangun SDM di usia kerja. Saat ini, lanjut dia, usia kerja Indonesia masih di dominasi lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Mohon maaf pak Kiai, SDM kita diisi oleh yang tingkat pendidikannya SMP kebawah, 57,5 persen mereka dengan SDM yang rendah,” jelasnnya.
Untuk diketahui, Pemerintah melalui Kemenaker RI terus berupaya mendorong pekerja-pekerja Indonesia yang memiliki keahlian yang andal. Hal tersebut sebagai respon penyebab pengangguran tinggi di Indonesia salah satunya adalah belum berkualitasnya tenaga kerja Indonesia.
Upaya itu dilakukan Kemenaker dengan banyak membuka balai pelatihan dan kursus-kurus ketenagakerjaan. Pemerintah sepakat mewujudkan Indonesia Maju dengan berbagai aspek salah satunya adalah aspek kualitas tenaga kerja Indonesia.
Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Ahmad Rozali
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua