Menaker Ida Fauziyah: Yang Cepat Akan Kalahkan yang Lambat
NU Online · Kamis, 13 Februari 2020 | 23:00 WIB
"Yang cepat akan mengalahkan yang lambat, yang responsif terhadap perubahan akan mengalahkan yang terlena dalam zona nyaman," kata Ida pada acara Kemnaker Goes to Campus di Unusia Parung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/2).
Menurut Ida, di dunia teknologi informasi, bisnis-bisnis baru mulai bermunculan. Keberadaannya pun mengalahkan pemain lama yang lambat dalam berinovasi. Namun, katanya, bisnis-bisnis baru tersebut tidak serta merta dapat dikuasai oleh pemilik modal.
Ia mencontohkan bagaimana perusahaan besar seperti Uber tidak bermodalkan awak kendaraan. Begitu juga perusahaan jejaring sosial seperti Facebook yang disebutnya tidak memiliki konten sendiri.
"Jadi jangan khawatir kita yang modalnya cekak ini. Jangan khawatir, kemenangan tidak mutlak di pemilik modal," jelasnya.
Ia mengatakan, siapa pun bisa bersaing dan bertahan di era seperti ini dengan catatan mampu berinovasi dan responsif terhadap perubahan yang ada. Karakter industri berubah tidak lagi berbasis modal dan sumber daya alam, melainkan berbasis pengetahuan, inovasi, sumber daya manusia, dan kolaborasi.
"Jadi mahasiswa yang saya cintai, adek-adek semua ini beranilah bersaing," ucapnya menyemangati.
Lebih lanjut ia juga menyatakan bahwa saat ini, corong-corong informasi terbuka lebar dan nyaris tidak terbatas. Dahulu, angkatan kerja didominasi dengan pekerjaan yang jelas, tetapi penghasilannya kecil. Sementara skarang pekerjaan tidak harus jelas, tetapi penghasilannya nyata.
Era revolusi industri 4.0 Â menunjukkan bahwa perubahan teknologi juga membuat pasar kerja bertransformasi. Ratusan jenis pekerjaan akan hilang dan diganti dengan ratusan jenis pekerjaan baru. Industri lama berganti dengan industri baru sehingga diperlukan pemetaan ulang.
"Dulu orang berlomba mengejar status sebagai pegawai tetap, sekarang kita tidak perlu bekerja tetap, yang penting tetap bekerja, tentu dengan penghasilan yang lebih besar," ucapnya.
Pewarta: Husni Sahal
Editor: Abdullah Alawi
Â
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
5
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua