Medan, NU Online
Penyetaraan (mua’dalah) ijazah akan menjadi agenda utama Panitia Peringatan Satu Abad Pesantren Musthafawiyah Purbabaru, Kabupaten Mandailing Natal. Ke depan diharapkan, ijazah Musthafawiyah akan setara dengan ijazah Madrasah Aliah Negeri (MAN). Dengan demikian, santri Musthafawiyah tak perlu lagi mengikuti ujian negara.<>
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Peringatan Satu Abad Pesantren Musthafawiyah Purbabaru H Maratua Simanjuntak, saat menyampaikan sambutan pada pengukuhan Panitia Peringatan Satu Abad Pesantren Musthafawiyah Purbabaru, di Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Kota Medan, Sabtu (28/4).
Acara pengukuhan juga dirangkaikan dengan talk show dengan narasumber Guru Besar IAIN Sumatera Utara Prof. Abbas Pulungan yang juga alumni Musthafawiyah dan Ketua Umum DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah (Kamus) M Raihan Nasution.
Hadir dalam acara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumut H Ashari Tambunan, Pimpinan Pesantren Al-Kautsar Syeikh H Ali Akbar Mabun, Mudir (Direktur) Musthafawiyah Purbabaru H Musthafa Bakri Nasution diwakili H Harun Nasution, Ketua Pengarah Paniti Prof. HM Yasir Nasution, dan puluhan alumni.
Maratua menjelaskan, pihaknya telah menyusun tim yang diketuai Yasir Nasution bersama PWNU Sumut untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam penyetaraan ijazah Pesantren Musthafawiyah itu.
“Insya Allah permohonan kita nantinya agar ijazah Musthafawiyah disetarakan dengan Aliah Negeri akan dikabulkan Mendikbud Prof. H Muhammad Nuh yang juga warga NU,” kata Maratua.
Agenda lainnya, tambah Maratua, adalah pembangunan perpustakaan representatif di Pesantren Musthafawiyah Purbabaru. Karna di usianya yang 100 tahun, pesantren yang telah melahirkan puluhan ribu alumni ini belum memiliki perpustakaan yang lengkap.
“Kita telah memprogramkan untuk membangun perpusataan lengkap dengan dana Rp 1,2 miliar,” ucap Maratua yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumut ini.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Pengukuhan HM Adlin Damanik melaporkan, puncak peringatan Satu Abad Pesantren Musthafawiyah akan digelar pada 12 Desember 2012. Dijadwalkan akan dihadiri Mendikbud Muhammad Nuh, Menko Kesra Agung Laksono dan Menag H Suryadharma Ali.
Sebelum acara puncak, tambah Adlin, akan digelar serangkain kegiatan. Di antaranya seminar tentang “Peran dan Peluang Pesanten Musthafawiyah” di Medan. Kemudian perlombaan antarpesantren se-Kabupaten Mandailing Natal.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Hamdani Nasution
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua