NU Care-LAZISNU Jatim dan KFC Bagikan 8 Ribu Paket Buka Puasa
NU Online · Jumat, 5 April 2024 | 21:08 WIB
Wahyu Noerhadi
Kontributor
Surabaya, NU Online
Jumat terakhir di bulan Ramadan 1445 H, NU Care-LAZISNU di Jawa Timur kembali membagikan 4.000 paket makanan dan minuman berbuka puasa dari Kentucky Fried Chiken (KFC) Indonesia. Sebelumnya, NU Care-LAZISNU Jatim juga membagikan 4.000 paket yang sama pada Jumat pertama bulan Ramadhan (15/03/2024).
“Ini merupakan program kerja sama KFC Indonesia dengan NU Care-LAZISNU PBNU yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Khusus di Jawa Timur, program ini dilaksanakan di sembilan kabupaten atau kota,” kata Ketua NU Care-LAZISNU Jawa Timur, Ahmad Afif Amrullah dalam keterangannya, Jumat (5/04/2024).
Afif menambahkan, paket makanan tersebut merupakan donasi dari konsumen KFC Indonesia melalui produk KFC Super Duk-Duk Berbagi selama bulan Ramadan.
“Di Jawa Timur sendiri, paket makanan disediakan oleh 15 outlet KFC yang tersebar di sembilan kabupaten kota, yakni Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kediri, Tulungagung, Madiun, Tuban, Jember dan Banyuwangi. Masing-masing ada yang 200 dan 300 paket per outlet,” paparnya.
Ia melanjutkan, bantuan tersebut disalurkan oleh NU Care-LAZISNU Jawa Timur dan NU Care-LAZISNU di masing-masing kabupaten/kota.
“Para penerimanya adalah santri di pondok pesantren, anak-anak yatim di panti asuhan dan para duafa di berbagai tempat,” kata Afif.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Yatim Al-Bisri Surabaya Miftahul Khoir mengungkapkan rasa syukurnya menjadi bagian dari lembaga yang menerima bantuan dari NU Care-LAZISNU dan KFC Indonesia.
Menurutnya, bantuan itu sangat membahagiakan, karena sangat jarang anak-anak asuhnya yang terdiri dari anak yatim dan duafa di kawasan Gununganyar Surabaya bisa merasakan makanan seperti KFC.
“Mewakili anak-anak, kami ucapkan terima kasih kepada LAZISNU dan seluruh konsumen KFC yang telah berdonasi dalam program ini,” ucap Miftah.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
Terkini
Lihat Semua