PBNU Resmi Luncurkan Tema Harlah 1 Abad NU Masehi, Resepsi Puncak di GBK
NU Online · Selasa, 6 Januari 2026 | 09:00 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam acara Khatmil Quran dan Istigotsah Harlah ke-103 NU di Lobi Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Senin (5/1/2025). (Foto: NU Online/Suwitno)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya telah resmi meluncurkan tema Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU versi Masehi yaitu Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.Â
Hal itu disampaikan Gus Yahya dalam acara Khatmil Quran dan Istigotsah Harlah ke-103 NU di Lobi Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Senin (5/1/2025).
"Ini tagline yang disepakati dalam rapat gabungan pada bulan Agustus 2025 yang lalu," katanya saat sambutan.
Gus Yahya menjelaskan, tema tersebut merupakan kelanjutan dan menjadi visi besar yaitu Membangun Peradaban yang juga menjadi cita-cita berdirinya Jamiyyah NU. Tema itu juga berkesinambungan dengan Harlah 1 Abad NU versi Hijriah.
"Oleh sebab itu, PBNU memulai dengan tagaline Merawat Jagat Membangun Peradaban karena kita memahami bahwa jamiyyah ini didirikan dengan visi untuk membangun peradaban. Itu berarti bukan hanya untuk bangsa Indonesia saja, bukan hanya untuk kaum mu'minin, tapi juga untuk seluruh umat manusia," jelasnya.
Menurutnya, membangun peradaban memiliki tujuan yakni menuju peradaban yang mulia. "Maka kita semua harus menghidupkan di dalam pikiran dan hati kita cita-cita peradaban yang mulia ini untuk seluruh umat manusia," jelasnya.
Meski begitu, Gus Yahya menginginkan agar semua pihak harus tetap bersatu menjadi satu tubuh yang kuat, sehingga menimbulkan perjuangan yang kokoh.
"Dan tidak ada pilihan menjadi barisan perjuangan yang kuat selain kita harus bersatu," tegasnya.
Gus Yahya juga menerangkan bahwa pada hasil Muktamar ke-32 di Makassar, peringatan harlah hanya memakai penanggalan dari hijriah. Meski begitu, katanya, demi meudahkan masyarakat internasional, maka dipakai juga harlah dengan penanggalan masehi.
"Kita juga akan menyelenggarakan selamatan 100 tahun Nahdlatul Ulama menurut kalender masehi, insyaallah, nanti pada tanggal 31 Januari karena Nahdlatul Ulama didirikan pada tanggal 16 Rajab 1344 bertepatan dengan 31 Januari 1926," katanya.
Harlah 1 Abad NU Masehi Bakal Digelar di Gelora Bung Karno Jakarta
Gus Yahya menyebut, Harlah 1 Abad NU Masehi bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK), Jakarta pada 31 Januari 2026 mendatang.
"Kita insyallah akan selenggarakan selamatan juga mudah-mudahan bisa cukup besar walaupun tidak sebesar peringatan 1 Abad tahun 1444 di Siduarjo yang dihadiri mungkin sampai 4 juta orang pada waktu itu. Insyallah kita akan selenggarakan selamatan di Gelora Bung Karno, Insyallah," katanya.
Terpopuler
1
PBNU Tegaskan Aliansi yang Mengatasnamakan Angkatan Muda NU Bukan Bagian dari Organisasi NU
2
Khutbah Jumat: Rajab, Bulan Islah dan Perdamaian
3
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
4
Nyai Ainiyah Yusuf, Cahaya di Pesantren Mambaus Sholihin Gresik
5
Khutbah Jumat: Rezeki yang Halal Menjadi Penyebab Hidup Tenang
6
PWNU Aceh Dukung Pendataan Rumah Terdampak Banjir, Warga Diminta Melapor hingga 15 Januari
Terkini
Lihat Semua