PCNU Depok Nilai Wacana MLB NU Liar dan Cacat Administrasi
NU Online · Selasa, 31 Desember 2024 | 21:00 WIB
Achmad Risky Arwani Maulidi
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok Achmad Solechan mengungkapkan bahwa PCNU Depok menolak adanya wacana Muktamar Luar Biasa (MLB). PCNU Depok berpegang teguh kepada aturan dan kebijakan PBNU.
"PCNU Kota Depok menolak wacana MLB dan setia, komitmen satu komando dengan PBNU hasil Muktamar Lampung," ungkap Alek, sapaan akrabnya, kepada NU Online, Selasa (31/12/2024).
Ia menilai bahwa wacana MLB NU sebagai gerakan yang liar dan cacat secara administrasi organisasi.
Menurut Alek, wacana MLB NU diinisiasi oleh pihak yang tidak tercantum secara resmi sebagai mandat kepengurusan PBNU periode ini. Padahal, MLB mempersyaratkan 50 persen lebih peserta dan harus diselenggarakan PBNU.
"Wacana MLB yang berkembang ini liar dan diinisiasi pihak luar serta mengabaikan mekanisme yang ada," tegasnya.
Alek mengatakan, wacana MLB NU itu perlu dipertanyakan kebenarannya. Alih-alih menambah produktivitas NU sebagai organisasi, hal ini justru menghambat pengabdian perkumpulan para ulama ini kepada masyarakat.
"MLB hanya akan melukai nilai khidmah perjuangan yang menjadi basis nilai kenapa ber-NU dan menerima amanah sebagai pengurus NU," terangnya.
Selain itu, upaya pelaksanaan MLB berpotensi membingungkan masyarakat Nahdliyin. Bahkan bisa memicu menurunnya kewibawaan organisasi yang notabene mengedepankan etika dan tabayun.
"Gerakan MLB tidak bisa dibenarkan, membingungkan umat, dan membuat gaduh," sambungnya.
Ia menegaskan, jika ada pengakuan bahwa MLB mendapat dukungan dari PC dan PW NU bahkan PCI se-Indonesia, maka perlu dibuktikan dengan surat yang pernyataan sebagai mandataris hasil konferensi di wilayah maupun cabang.
"Jika tak didukung surat mandataris tersebut maka dapat dipastikan hanya sebagai klaim glorifikasi," pungkasnya.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua