Pelatihan Manasik Haji bagi Guru-Guru TK Ma'arif Jember
NU Online Ā· Selasa, 1 Mei 2012 | 05:23 WIB
Jember, NU Online
Diikuti Sebanyak 700 orang peserta, Pelatihan Manasik Haji bagi guru-guru TK Maāarif Cabang Jember digelar di lapangan Balung Jember, Ahad (29/4). Pelatihan Manasik Haji yang digelar untuk pertama kalinya tersebut dipandu oleh KH Imam Syaerodji Ketua IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Wuluhan yang juga pimpinan Ponpes Al-Islahiyah dan dibuka Ketua Lembaga Pendidikan Maāarif Cabang Jember H Suroto Bawani.<>
Di hadapan guru-guru TK Maāarif dari 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember, Suroto menyampaikan, pelatihan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi guru-guru TK sebagai bekal kelak jika akan menunaikan panggilan Allah SWT., tapi juga bermanfaat untuk peserta didik, serta memiliki dampak yang positif bagi lingkungan di tempat diselenggarakannya acara tersebut.
āSetidaknya guru-guru TK tersebut telah menunjukkan bahwa LP Maāarif tidak hanya sekedar nama, LP Maāarif tidak hanya melaksanakan aktifitas pembelajaran di sekolah, tapi juga memberikan pembelajaran kepada masyarakat, bahkan terhadap hal-hal yang mendasar seperti pelaksanaan rukun Islam yang kelima,ā papar Suroto.Ā
Karena itu, Ketua LP Maāarif Jember ini berharap, agar pelatihan yang serupa juga dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lain untuk memperluas gaung LP Maāarif di tengah-tengah masyarakat.
Dilaksanakannya pelatihan manasik haji itu sendiri menurut Wakil Ketua LP Maāarif Jember bidang TK dan TPQ, Hamidah Sri Winarni, merupakan program dari Mabin TK sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum Aswaja.
āDi dalam kurikulum Aswaja, ada bagian yang mengharuskan guru-guru TK memperkenalkan rukun Islam kelima pada anak-anak. Oleh karena itu, pasca pelatihan manasik haji ini, guru-guru dituntut untuk menyampaikannya kepada peserta didik, tidak hanya lewat teori, tapi juga praktek langsung. Sehingga, besar kemungkinan diwaktu yang akan datang akan dilaksanakan pelatihan manasik haji bagi anak-anak TK di setiap kecamatan sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini,ā terang Hamidah.
Lebih lanjut, Hamidah berharap, nantinya bukan hanya peserta didik di lembaga TK saja yang menerima pembelajaran tentang manasik haji, tapi juga siswa-siswi di lembaga SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/MA di semua sekolah yang ada di bawah naungan LP Maāarif Jember. Karena pembelajaran tentang manasik haji juga merupakan bagian dari kurikulum di semua tingkatan pendidikan.
āPelatihan manasik haji ini sebenarnya sudah kita programkan sejak dua tahun yang lalu, dan rencananya akan dilaksanakan tahun kemarin. Tapi, karena padatnya aktifitas, membuat pelaksanaannya baru bisa terealisasi pada pagi hari ini,ā ujar Ketua Mabin TK LP Maāarif, Suhartatik.
Dengan digelarnya pelatihan tesebut, Suhartatik berharap agar guru-guru memahami betul materi yang diberikan, sehingga mempermudah bagi mereka dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Pemahaman terhadap materi menjadi sangat dibutuhkan, sebab pembelajaran bagi anak usia dini tidak cukup hanya dengan menyampaikan materi sebagaimana yang tertulis didalam buku, tapi juga butuh improvisasi agar lebih mudah dipahami para peserta didik, dan improvisasi hanya dapat dilakukan, jika guru-guru memahami betul materi yang akan dia ajarkan.Ā
Redaktur Ā Ā Ā : Syaifullah Amin
Kontributor Ā : Agus Kurniawan
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua