Peringatan Maulid Nabi di Kanzus Sholawat Pekalongan Ditunda
NU Online · Kamis, 17 Desember 2020 | 23:30 WIB
Penundaan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya juga ditunda karena masih adanya pandemi Covid-19. (Foto: Istimewa)
Abdul Muiz Cholil
Kontributor
Pekalongan, NU Online
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, Jawa Tengah yang sedianya akan digelar Ahad (20/12) kembali ditunda pelaksanaannya. Penundaan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya juga ditunda karena masih adanya pandemi Covid-19.
Sekretaris panitia maulid Sumarjo mengatakan, penundaan ini kembali dilakukan setelah menerima arahan dari Khadimul Maulid Habib Muhammad Luthfi bin Yahya pada Kamis (17/12).
"Karena masih pandemi dan untuk menghindari penyebaran Covid-19, maka panitia memutuskan menunda pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah sampai ada pengumuman lebih lanjutnya," ujarnya.
Disampaikan, pada rapat pleno terakhir disepakati bahwa seluruh kegiatan penunjang yakni nikah maulid, pawai pajang jimat, kitab merah putih, apel merah putih, dan silaturahim alim ulama, TNI, dan Polri ditiadakan untuk menghindari kerumunan massa.
"Namun pada Kamis kemarin ada perintah dari khadimul maulid, kegiatan peringatan maulid di Kanzus Sholawat untuk ditunda pelaksanaannya," ucapnya.
Secara khusus Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Iren Pol Ahmad Lutfi, Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Bakti Agus Fadjar, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP M Irwan Susanto, dan Dandim 0710 Pekalongan, Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan silaturahim ke rumah Habib Luthfi untuk membicarakan masalah penundaan peringatan maulid.
"Rencana awal Maulid Akbar Kanzus Sholawat akan digelar Ahad (20/12) besok. Namun, melihat situasi saat ini kami sepakati untuk menunda sampai waktu yang belum ditentukan," terang Ganjar.
Disampaikan Ganjar bahwa pihaknya membahas banyak hal dengan Habib Luthfi, termasuk gelaran Maulid Nabi. "Arahan beliau yakni yang diutamakan adalah menjaga keamanan dan kenyamanan semuanya. Jadi memang keputusannya untuk menjadwal ulang acara," jelasnya.
Ganjar berharap kegiatan ini bisa terlaksana seperti jauh-jauh sebelum adanya pandemi. Dengan demikian persiapan acara nantinya lebih sempurna.
"Penundaan ini dilakukan semata-mata demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama dalam situasi pandemi Covid-19," pungkas Ganjar.
Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
Terkini
Lihat Semua