Upaya Pencarian dan Pertolongan Pendaki Gunung Marapi Terus Dilakukan
NU Online · Rabu, 6 Desember 2023 | 07:00 WIB
Malik Ibnu Zaman
Penulis
Jakarta, NU Online
Upaya pencarian dan pertolongan para pendaki yang terdampak dari Gunung Marapi masih terus dilakukan. Dari total 75 pendaki yang terkena dampak, 40 di antaranya telah berhasil turun dan kembali ke rumah masing-masing. Namun, 12 orang lainnya mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Achmad Mochtar, Bukittinggi.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi korban meninggal dunia sebanyak 5 orang. Kelima korban tersebut telah diserahkan kepada keluarga mereka. Namun, 18 orang lainnya masih dalam pencarian dan masih membutuhkan pertolongan.
"Berdasarkan upaya tim, sudah ada 5 orang yang teridentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga. Kami terus berupaya mencari 18 pendaki yang belum turun, sambil terus memantau situasi di lapangan," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Wasito dilansir dari situsweb BNPB pada Selasa (5/12/2023).
Hingga saat ini, lebih dari 300 personel dari berbagai instansi bergabung dalam tim gabungan. Mereka terdiri dari unsur BPBD Provinsi Sumatera Barat, BPBD Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Sawahlunto, Basarnas, TNI/Polri, PMI, Tagana, relawan masyarakat, dan mahasiswa penggiat alam atau mapala di Sumatera Barat. Mereka telah bersatu untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan, memberikan pendampingan kepada warga terdampak, serta memantau aktivitas Gunung Api Marapi.
Upaya yang dilakukan oleh tim gabungan ini terus ditingkatkan guna memastikan keselamatan dan kesejahteraan para pendaki yang masih terdampak. Semua elemen bekerja sama dengan penuh koordinasi untuk memastikan proses pencarian dan pertolongan berjalan secara efektif dan efisien.
Sementara itu hujan abu vulkanik Gunung Marapi masih terjadi pada beberapa wilayah di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, pada hari ini, Selasa (5/12).
"Sampai hari ini masih ada hujan abu, hanya hujan abu, kerikilnya sudah tidak ada," jelas Bambang.
Wilayah yang masih terdampak hujan abu vulkanik di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Ampek Angkek, dan Kecamatan Malalak. Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas luar rumah. Meski terdampak hujan abu vulkanik, warga yang berada di 4 kecamatan paling terdampak tersebut masih belum ada yang mengungsi.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua