Nasional

Wamenkop UKM Dorong Kader IPNU Jadi Aktor Utama Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi

NU Online  ·  Ahad, 1 Februari 2026 | 22:00 WIB

Wamenkop UKM Dorong Kader IPNU Jadi Aktor Utama Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi

Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Fariha (kedua dari kanan) usai mengisi Seminar Nasional dalam rangkaian Rapimnas) IPNU, Sabtu (1/1/2026). (Foto: IPNU)

Jakarta, NU Online

Generasi muda, khususnya kader  Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) hendaknya tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan. Mereka juga harus tampil sebagai aktor utama dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa melalui penguatan koperasi.

 

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Fariha saat mengisi Seminar Nasional dalam rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IPNU 2026, Sabtu (1/1/2026).

 

"Anak muda NU harus masuk ke sektor riil. Jangan hanya aktif dalam gerakan sosial dan keagamaan, tetapi juga memimpin gerakan ekonomi rakyat,” tegas Farida pada seminar bertajuk Koperasi Merah Putih untuk Peradaban Anak Muda NU tersebut.

​​

​​​Farida Fariha juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif bahwa saat ini pemerintah sedang mendorong program strategis nasional Koperasi Merah Putih sebagai fondasi ekonomi berbasis kerakyatan.


“Minimal setiap kader IPNU harus tahu dan sadar bahwa hari ini ada program nasional bernama Koperasi Merah Putih yang didorong langsung oleh Presiden sebagai pilar ekonomi rakyat,” ujarnya pada kegiatan yang berlangsung di Pusdiklat Tenaga Teknis Kementrian Agama Ciputat Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

 

Menurut Farida, IPNU memiliki modal sosial yang sangat besar: jaringan luas, basis massa muda, serta tradisi kaderisasi yang kuat. Potensi tersebut dinilai sangat strategis untuk menjadi motor penggerak ekonomi kolektif berbasis generasi muda.


Ia menegaskan bahwa koperasi tidak boleh dipahami semata sebagai badan usaha, tetapi sebagai ruang kaderisasi ekonomi dan kepemimpinan. “Koperasi adalah sekolah kepemimpinan ekonomi. Di sanalah kader belajar mengelola aset, kepercayaan, dan tanggung jawab sosial,” katanya.

 

Dalam forum tersebut, Farida juga menyampaikan ajakan terbuka kepada seluruh kader IPNU di Indonesia untuk segera terlibat aktif dalam Koperasi Merah Putih.

 

"Rekan-rekan IPNU, gabung saja dulu Koperasi Merah Putih. Masuk sejak awal, sebelum hype dan sebelum ramai. Ini momentum strategis generasi muda untuk ikut membangun fondasi ekonomi bangsa,” tandasnya.

 

Seminar ini menegaskan komitmen IPNU bahwa peradaban anak muda NU tidak cukup dibangun melalui wacana dan simbol, tetapi harus diwujudkan melalui struktur ekonomi yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

 

Sebelumnya diberitakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IPNU berlangsung 31 Januari–2 Februari 2026. Rapimnas menjadi forum strategis nasional bagi seluruh jajaran pimpinan IPNU se-Indonesia untuk menyatukan langkah, memperkuat konsolidasi organisasi, serta merumuskan arah kebijakan dan gerak organisasi ke depan.


Rapimnas IPNU 2026 diikuti oleh pimpinan wilayah seluruh Indonesia, dan diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan strategis demi kemajuan organisasi serta masa depan generasi pelajar Nahdlatul Ulama dan Indonesia.


Kontributor: Ahmad Imamul Huda

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang