Akan Cegat JK, Puluhan Mahasiwa Diamankan Polisi
NU Online · Sabtu, 25 Oktober 2008 | 09:38 WIB
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM Solo Raya menggelar aksi di saat kunjungan Wapres Jusuf Kalla berkunjung ke Solo, Sabtu (25/10). Saat mereka berjalan mendekati lokasi acara yang dihadiri Kalla, mereka diamankan polisi dan selanjutnya dibawa ke Mapoltabes Surakarta.
Semula puluhan anggota BEM tersebut menggelar aksi di Bundaran Gladag, sekitar 4 km arah timur Stadion Sriwedari yang menjadi lokasi pembukaan Muktamar XVI Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) yang dibuka oleh Jusuf Kalla.<>
Namun beberapa saat setelah berkumpul dan menggelar aksi di Gladag, peserta aksi yaplalu bergerak ke barat mendekati Stadion Sriwedari menyusuri Jalan Slamet Riyadi dengan menentang arus lalu-lintas.
Di perempatan Ngapeman tak jauh dari Hotel Novotel yang merupakan tempat transit Kalla berserta rombongan, para peserta aksi ini dicegat polisi. Lokasi tersebut hanya sekitar 400 meter dari Stadion Manahan.
Sempat terjadi ketegangan dan saling dorong antara peserta aksi dengan aparat. Tak lama setelah itu polisi memutuskan untuk mengamankan semua peserta. Semua diangkut menggunakan truk polisi menuju Mapoltabes Surakarta.
Dalam aksinya Forum BEM Solo Raya menilai 4 tahun pemerintahan SBY-Kalla telah gagal mengemban tugas dan menyejahterakan rakyat. Karena itu mereka menolak kedatangan Kalla ke Solo. Mereka juga mendesak dihentikannya kebohongan publik atas klaim Pemerintah tentang peningkatan pertumbuhan ekonomi. (dtc)
Terpopuler
1
Jalur Banda Aceh-Medan Macet Panjang, Ansor Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan
2
Prabowo Klaim Pemulihan Aceh Hampir 100 Persen, NU Aceh Tamiang: 70 Persen Warga Masih Mengungsi
3
Momen Warga Aceh saat Hendak Tabarrukan Idul Fitri dengan Mustasyar PBNU Abu MUDI
4
DPR Ingatkan Mutu Pendidikan di Tengah Wacana PJJ untuk Efisiensi Energi
5
Kerugian Terbesar Seorang Muslim: Punya Waktu Luang tapi Tak Mendekat kepada Allah
6
Ribuan Paket Bantuan NU untuk Warga Palestina pada Ramadhan 1447 H
Terkini
Lihat Semua