Jakarta, NU Online
Mantan Presiden KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) mengecam rencana penyusupan anggota BIN terhadap sejumlah organisasi Islam tertentu di Indonesia.
“Ya, jelas dalam bentuk penyusupan itu, infiltrasi hanya orang intel yang bisa melakukannya,”kata Gus Dur ketika mejadi pembicara pada diskusi di Universitas Paramadina, Jakarta, kemarin (29/11).
<>Menurut beliau ini merupakan bukti bahwa intelijen kita selalu terlambat dan kemudian main mengkambing hitamkan. Selain itu, akan mengakibatkan campur tangan pemerintah (negara-red) dalam organisasi sipil semakin kuat atas nama antisipasi terorisme.
“Ini tak ubahnya seperti era orde baru, semua bisa di susupi, intervensi malah ada yang mau diobok-obok,” tambahnya. Gus Dur menyarankan pemerintah untuk memprofesionalkan kerja-kerja intelijen dan lebih penting jangan susahkan rakyat demi kepentingan orang-orang luar. Sehingga rakyat Indonesia melihat tidak ada musuh di negerinya sendiri.
Sementara pemikir Islam Djalaludin Rahmat menduga tindakan penyusupan itu sudah dilakukan anggota BIN sejak dulu. “Jangan-jangan kelompok radikal itu diproduksi oleh mereka (BIN-red), “ujarnya.
Sebelumnya memang Kepala BIN, Syamsir Siregar pernah mengungkapkan bahwa untuk melumpuhkan aksi-aksi terorisme, BIN tidak segan-segan akan menyusup ke dalam organisasi-organisasi Islam tertentu.(ant/Die)
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
6
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
Terkini
Lihat Semua