Mahfud MD Lolos sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi
NU Online Ā· Jumat, 14 Maret 2008 | 22:06 WIB
Mahfud MD, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), akhirnya terpilih sebagai hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK). Ia lolos bersama Jimly Asshiddiqie dan Akil Mochtar dari Fraksi Partai Golkar (FPG) pada pemilihan yang dilakukan secara voting di Komisi III DPR RI, Jakarta, Jumat (14/3).
āPada awal fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan), Mahfud pernah menyatakan, jika dia terpilih sebagai hakim MK, maka malam itu juga dia akan langsung melepas berbagai jabatannya di lembaga atau institusi yang dia ikuti, termasuk FKB dan DPR," kata Ketua Komisi III, Trimedya Panjaitan, kepada wartawan usai di Jakarta, Jumat.<>
Selanjutnya, posisi Mahfud MD sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu PKB akan digantikan Umar Wahid, yang menjabat sebagai Wakil Ketua LPP PKB bersama Ali Masykur Moesa. Sedangkan siapa yang akan menggantikan Mahfud di DPR, sesuai dengan nomor urut dapil Mahfud MD, yaitu Madura, atau Jawa Timur X (Pamekasan).
Menurut Trimedya, pihaknya berharap Mahfud dan Akil di MK bisa membawa pembaharuan di lembaga hukum tersebut. Khusus Mahfud MD yang memang tidak diragukan kemampuannya sebagai pakar Hukum Tata Negara. āJadi, sekarang tergantung kapasitas Mahfud untuk memenuhi ekspektasi masyarakat itu,ā ujarnya.
Hasil voting menunjukkan secara berturut-turut adalah Mahfud, Jimly, dan Akil Mochtar. Maka, Mahfud sebagai kandidat terpilih dengan suara terbanyak yang belum pernah menjadi anggota MK itu, akan segera bekerja di MK.
Sebelumnya, Komisi III DPR melakukan voting memilih 3 hakim konstitusi dari 16 calon. Berikut ini adalah susunan suara terbanyak: Moh. Mahfud MD (38 suara), Jimly Asshidiqie (37 suara), Akil Mochtar (32 suara), Harjono (15 suara), Dedi Ismatullah (9 suara), Taufiqurahmn Sawri (3 suara), Khairul Amin (2 suara), Syamsul Wahidin (2 suara), Yusuf Panre (2 suara), Budiman Sinaga (1 suara), Lapas Akbar (1 suara), Munir Fuady (1 suara), Ronny Bako (1 suara), Charles Sihimbong (0 suara), Petru Bello (0 suara), dan Sugianto (0 suara). (fkb/rif)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
4
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
5
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua