NU Australia Adakan Tahlil dan Pengumpulan Dana
NU Online · Selasa, 2 November 2010 | 13:27 WIB
Tiga bencana besar yang melanda Indonesia, yaitu Wasior, Mentawai dan Merapi menimbulkan keprihatinan mendalam bagi warga NU yang ada di Australia.
Para pengurus NU Australia yang tinggal di Adelaide mengadakan doa bersama, tahlil dan manaqil Syeikh Abdul Qadir Jailani memohon kepada sang pencipta agar bangsa ini dijauhkan dari berbagai bencana alam, yang digelar berbarengan dengan disetujuinya thesis Yuyun Sunesti, salah satu mahasiswa Indonesia yang belajar di Adelaide, Ahad (30/10).<>
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan shalat ghaib bersama serta muhasabah dengan mengajak hadirin untuk bearing witness, yakni kemampuan untuk mentransformasi perasaan duka yang sedang dialami oleh saudara- saudara yang tertimpa musibah ke dalam diri kita.
“Cara seperti ini diyakini akan meningkatkan kepekaan kita terhadap penderitaan saudara yang lain, sekaligus mengingatkan bahwa kita punya peran dan andil untuk meringankan beban mereka tersebut,” kata HM Adib Abdushomad, katib syuriah NU-ANZ.
Menurut Adib yang sedang menumpuh PhD di bidang Pubic Policy di Flinders University ini menyatakan bahwa ada dua pilihan,
“Apakah kita mau masuk ke dalam dan merasakan kepedihan mereka atau pura-pura tidak tahu, sebagaimana ditunjukkan oleh para wakil rakyat yang sedang bepergian di tengah-tengah bencana dengan alasan studi banding. We can run away, or we can turn toward,”.
Selain itu pada acara ini juga dkumpulkan dana untuk membantu meringankan para korban bencana. Untuk sementara dana yang terkumpul mencapai 240 Dolar Australia, hasil pengajian di rumah Zainal, 180 Dolar dan bantuan yang sudah masuk melalui rekening sebenar 60. (adb)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
6
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
Terkini
Lihat Semua