Pasien di Posko Kesehatan Terus Bertambah
NU Online · Selasa, 4 Juli 2006 | 09:59 WIB
Sidoarjo, NU Online
Meski sebelumnya pihak PT Lapindo Brantas Inc menegaskan luapan lumpur panas tidak berbahaya, pasien yang mendatangi posko kesehatan semakin bertambah.
Dilaporkan belasan posko yang didirikan untuk membantu masyarakat korban lumpur panas saat ini sudah menerima hampir 11.000 pasien dengan berbagai keluhan penyakit.
<>Data yang dihimpun dari Satkorlak PBP Sidoarjo, Selasa (4/7), menyebutkan sejak terjadinya kasus semburan gas disertai lumpur panas akhir Mei lalu, telah disiapkan sekitar 16 pos kesehatan yang tersebar di berbagai lokasi.
Posko kesehatan itu diantaranya Puskesmas Porong, Pos Kesehatan Desa Siring, Jatirejo dan Renokenongo, Pos Kesehatan Pengungsi di Pasar Baru Porong, RS Bhayangkara, dan RSUD Sidoarjo.
Dari jumlah pasien yang melakukan pemeriksaan kesehatan, sekitar 195 orang diantaranya pernah menjalani rawat inap. Keluhan pasien diantaranya gangguan saluran pernafasan (ISPA), diare, mual-mual dan penyakit lainnya.
Sejauh ini, sekitar 726 unit rumah, 17 bangunan sekolah, dan 15 unit pabrik yang berada dekat lokasi kejadian terendam lumpur. Lebih kurang 6.800 jiwa dari 1.677 kepala keluarga terpaksa harus mengungsi dan 1.736 buruh tidak dapat bekerja karena pabriknya berhenti beroperasi.
Sementara itu akses jalan tol Surabaya-Gempol sampai sat ini tidak bisa digunakan karena terendam lumpur. Aktivitas para pengguna jalan terganggu untuk beberapa saat lamanya. (yud)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua