Seratusan anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) dari Kabupaten Trenggalek dan Madura (8/4) berkumpul di Pondok Pesantren Al-Anwar Ngadirenggo, Pogalan. Banser-Banser tersebut akan mengikuti Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar) Banser yang diselenggarakan oleh Satkorcab (Satuan Koordinasi Cabang) Banser Trenggalek.
"Diklatsar ini diselenggarakan dengan tujuan membentuk Banser-Banser yang tangguh dan berjiwa nasionalis sebagai benteng terdepan dalam mengawal aqidah aswaja annahdliyyah, NKRI, dan Pancasila Sakti", kata Fatkhur Rokhman, Kasatkorcab Banser Trenggalek.
Sementara itu Dandim 0806 Trenggalek yang diwakili Kasdim dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan sistem pertahanan semesta, negara membutuhkan dukungan dari berbagai komponen bangsa dalam menjaga pertahanan negara Indonesia. Salah satu yang sudah terbukti dan bisa diandalkan adalah Banser.
"Sejarah mencatat bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tak bisa dilepaskan dari peran besar Nahdlatul Ulama. Dalam hal ini melalui lasykar-lasykarnya yakni Hizbullah dan Sabilillah. Dan saat ini, Banser sebagai cermin atau refleksi keteladanan Nahdlatul Ulama dalam mempertahankan kemerdekaan, serta mengawal NKRI dan ideologi Pancasila", papar Misirin.
Selain Kasdim 0806 Trenggalek yang sekaligus membuka acara secara simbolis, hadir dalam acara tersebut antara lain Wakapolres Trenggalek dan Forkopimka Pogalan. Selain itu hadir juga Kasetma mewakili Satkorwil (Satuan Koordinasi Wilayah) Banser Jawa Timur dan Ketua PCNU Trenggalek beserta segenap banom (badan otonom) NU.
Diklatsar berlangsung hingga 3 hari. Selama itu, peserta tidak hanya diberi materi ke-Banser-an, ke-aswaja-an dan kebangsaan, tetapi juga dibekali dengan gemblengan kanuragan tingkat lanjut. (Abid/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua