Mantapkan Militansi, Banser dan Fatser Pringsewu Ikuti Pembaretan
NU Online · Ahad, 29 April 2018 | 10:30 WIB
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Angkatan VIII dan Fatayat Serbaguna (Fatser) Pringsewu Angkatan III mengikuti pembaretan selama satu hari satu malam di Komplek Gedung NU Pringsewu, Ahad (29/4).
Menurut Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pringsewu M Sofyan, kegiatan pembaretan tersebut merupakan bentuk komitmen para Banser dan Fatser untuk lebih memantapkan jiwa militansi anggota, setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser dan Fatser sebelumnya.
"Kita berharap akan muncul komitmen dan militansi dari para anggota untuk berkhidmah dengan ikhlas menjaga para ulama NU, berjuang di NU dan mengawal NKRI," kata pria yang akrab disapa Gus Sofyan ini.
Masih menurut Gus Sofyan, pembaretan yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental serta rintangan yang sangat berat ini juga dilakukan untuk mencetak anggota Banser dan Fatser Pringsewu yang memiliki jiwa kuat dalam menghadapi tantangan dalam berkhidmah.
Selain materi fisik, ratusan peserta pembaretan ini juga diberikan pembekalan materi diantaranya oleh Kasatkorwil Banser Lampung, Tatang Sumantri dan Dewan Penasehat GP Ansor Komandan Agiel Marsudi.
Pemberangkatan pengambilan baret yang dimulai dari komplek Gedung NU Pringsewu menuju titik-titik lokasi yang sudah ditentukan dilepas langsung oleh Ketua PCNU Pringsewu H Taufik Qurrohim didampingi segenap pengurus Ansor dan Banser Pringsewu.
Peserta pembaretan akan menyusuri rute puluhan kilometer untuk mendapatkan baret yang menandai resminya mereka menjadi anggota Banser dan Fatser Pringsewu. Diantara rute yang sudah ditentukan akan melewati kawasan Wisata Talang yang berlokasi di Fajaresuk.
Kegiatan rutin kaderisasi Banser dan Fatser ini ditutup dengan upacara prosesi Pembaretan oleh ketua GP Ansor Pringsewu pada Ahad (29/4) sore. (Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua