Panitia Konferwil Ke-20 PWNU Jakarta Kunjungi Kiai dan Tokoh Sepuh NU DKI
NU Online · Selasa, 23 Maret 2021 | 12:45 WIB
Alhafiz Kurniawan
Penulis
Jakarta, NU Online
Panitia konferensi PWNU DKI Jakarta melakukan kunjungan ke beberapa tokoh dan kiai NU Jakarta, Selasa (23/3) siang. Mereka mendatangi tokoh dan kiai NU dalam rangka silaturahim menjelang Konferwil Ke-20 PWNU DKI Jakarta.
“Salah satu orang yang kami kunjungi adalah KH Maulana Kamal Yusuf yang juga Mustasyar PWNU DKI Jakarta. Ia berpesan agar pengurus menjaga NU. Jangan sampai kemasukan paham wahabi, syiah, dan lain-lain,” kata Hadzami, salah seorang anggota rombongan Panitia Konferwil Ke-20 PWNU DKI Jakarta.
Ia menambahkan, Kiai Maulana Kamal Yusuf berpesan agar pengurus NU menjaga martabat organisasi dan ulama terdahulu.
KH Maulana Kamal Yusuf memberikan kenang-kenangan kepada rombongan Panitia Konferwil Ke-20 PWNU DKI Jakarta berupa ijazah tarekat Samaniyah. Ijazah tersebut diterima Kiai Maulana Kamal secara langsung dari Guru Ijai dari Kalimantan.
“Alhamdulillah tadi seluruh peserta diijazahkan langsung,” kata Hadzami.
Ia berharap, semoga dengan kunjungan silaturahim ini apa yang diinginkan panitia ini berjalan lancar dan tertib serta menghasilkan pemimpin yang diridhai oleh Allah SWT.
Rombongan Panitia Konferwil Ke-20 PWNU DKI Jakarta meluncur ke Lubang Buaya, Jakarta Timur. Panitia Konferwil PWNU DKI Jakarta menemui KH Syakrim, pengurus NU sepuh di Jakarta. KH Syakrim tidak lain adalah ayah Rais Syuriyah PCNU Jakarta Timur KH Ibnu Mulkan.
“Bergerak menghidupkan NU itu tidak selalu mulus. Tentu ada kendalanya. Ia berdoa semoga gerakan NU di Jakarta menjadi semakin besar dan syiar,” kata Kiai Syakrim yang mengakhiri pertemuan dengan pembacaan Surat Al-Fatihah.
Pewarta: Alhafiz Kurniawan
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua