PCNU Subang Antisipasi Perpecahan Warga Jelang Pilgub
NU Online · Kamis, 31 Januari 2013 | 11:20 WIB
Subang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang menggelar peringatan hari lahir (harlah) ke-87 NU di kantor PCNU Subang, Kamis (31/1). Kegiatan ini diadakan untuk mengantisipasi terjadinya perpecahan warga menjelang momentum Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat.<>
Dalam kegiatan ini PCNU Kabupaten Subang mengundang semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Setiap pasangan calon diberikan waktu untuk menyampaikan sambutan perkenalanya.
"Ini perlu dilakukan supaya tidak ada perpecahan karena Pilgub," kata Ketua PCNU Kabupaten Subang, KH Musyfiq Amarullah.
Dalam kesempatan itu ia menginstruksikan kepada seluruh warga NU khususnya yang ada di Kabupaten Subang, untuk menyukseskan penyelangaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan digelar pada 24 Februari mendatang.
Perhelatan Pilgub harus disukseskan oleh semua warga masyarakat khusunya warga NU. "Hukum mengangkat pemimpin dalam Islam adalah wajib," ungkapnya.
Hadir dalam acara harlah NU tersebut, Plt Sekda Kabupaten Subang, Abdulrahman, Kepala Dinas Pendidikan Kusdinar, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Subang H. Aldim dan lima tim sukses Pasalon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Meski demikian secara organisasi NU yang sudah sering didatangi para calon, PCNU tidak akan mengarahkan warga untuk berpihak kepada terhadap salah satu calon. "Karena calonnya kan banyak, kita bebaskan secara individu warga NU untuk memilih pasangan calon," ungkapnya.
Namun, meskipun di bebaskan secara individu memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, warga tetap diharap memilih calon yang berada dalam satu koridor yaitu ahllusunah wal Jamaah.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Zaenal Mutaqin
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua