Pendapat IPPNU Kudus Soal Dampak Negatif Modernisasi
NU Online · Kamis, 19 Maret 2015 | 15:01 WIB
Kudus, NU OnlineÂ
Sebagai organisasi kaum pelajar, IPNU-IPPNU mempunyai tanggung jawab yang besar dalam menghadapi tantangan modernisasi. Meski ada positifnya, modernisasi juga membawa dampak negatif. Misalnya remaja terjerumus pada prilaku yang mengunggulkan individualisme.Â
<>
"Karenanya, kader IPNU-IPPNU harus mampu menjadi pelopor pengabdian kepada masyarakat mengahadapi modernisasi. Salah satunya, mengubah mainset remaja (pelajar) menjadi lebih berakhlak dan memiliki jiwa produktif inovatif," demikian pendapat Ketua PC IPPNU Kudus Futuhal Hidayah saat dihubungi NU Online, Rabu (18/3). Â
Dikatakan, modernisasi telah menjadi tantangan sekaligus ancaman tersendiri bagi kader IPNU-IPPNU. Salah satu contohnya, pengetahuan yang instan sangat mudah didapat melalui jaringan internet sehingga menjadikan pelajar malas membaca buku dan berdiskusi.Â
"Ancaman lainnya, faham-faham radikalisme yang membahayakan ideologi pelajar serta meningkatnya tindakan kriminal seperti begal menjadikan pelajar enggan berorganisasi," tutur Hidayah.
Menyikapi hal itu, katanya, pihaknya memanfaatkan peluang kerja sama berbagai pihak dengan memperbanyak kegiatan keagamaan bagi pelajar maupun remaja. Hal ini sebagai dorongan bagi kader NU supaya tetap berkahlakul karimah, loyal organisasi dan solid dalam pengabdian.Â
"IPPNU bersama IPNU selalu mendorong kadernya untuk meningkatkan potensi yang dimiliki serta selalu ikhlas berjuang," tandas Hidayah. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua