Probolinggo, NU Online
Dalam rangka untuk memeriahkan Hari Lahir (Harlah) ke-90 Nahdlatul Ulama (NU) menurut penanggalan qamariyah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan melalui Pengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) dalam menggelar lomba masjid NU se Cabang Kraksaan.<>
Penilaian terhadap lomba masjid NU ini akan digelar di beberapa Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan. Penilaian sendiri akan dilakukan setiap hari Jum’at dan Ahad.
Ketua PC LTMNU Kraksaan H. Didik Abd Rohim menjelaskan lomba ini bertujuan untuk memotivasi tentang keberadaan masjid dan takmirnya. Sebab, disamping sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan sarana interaksi sosial yang signifikan dengan era perkembangan zaman saat ini.
“Dasar pelaksanaan lomba ini berpedoman pada hadits Rasulullah SAW yang artinya orang yang selalu menggantungkan hatinya di masjid akan diberi pengayoman pada hari kiamat. Intinya kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid yang ada di desa,” ujarnya kepada NU Online, Kamis (2/5).
Menurut Didik, lomba masjid NU ini diikuti oleh 13 masjid terbaik yang sudah lolos penilaian di masing-masing MWCNU. Masjid yang ikut lombapun diambilkan masjid jami’ desa yang bukan masjid pesantren atau masjid kecamatan. Ke-13 masjid jami’ desa tersebut dinilai dalam hal implementasi dibidang idaroh (administrasi), imaroh (kemakmuran) dan ri’ayah (perawatan) oleh beberapa dewan juri.
”Melalui lomba ini kami berharap supaya keberadaan masjid itu ada mulai dari kegiatan, manajemen dan mengoptimalkan kegiatan takmir secara profesional dan porposional. Selain itu bisa mempertahankan akidah Ahlussunnah wal jamaah annahdliyah. Sebab, NU bukan sekedar harapan, tetapi sebuah kenyataan,” jelasnya.
Dikatakan Didik, lomba ini digelar kembali karena berdasarkan dari evaluasi yang digelar oleh PC LTMNU Kota Kraksaan, setelah mengikuti lomba rata-rata masjid sudah mulai melakukan pembenahan baik di bidang idaroh, imaroh dan ri’ayah.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua