Abdul Syakir dan Fitra Roman Cahaya Pimpin PCINU UK 2026-2028
NU Online · Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:00 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) United Kingdom (UK) resmi menetapkan kepengurusan baru melalui Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar pada Ahad (11/1/2026) bertepatan dengan 22 Rajab 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di University of Warwick, Coventry, Inggris.
Konfercab menetapkan Abdul Syakir sebagai Ketua Tanfidziyah PCINU UK periode 2026-2028. Sementara itu, posisi Rais Syuriyah diamanahkan kepada Fitra Roman Cahaya. Masa khidmat kepengurusan ini ditetapkan selama dua tahun.
Abdul Syakir menyampaikan bahwa terpilihnya ia sebagai Ketua Tanfidziyah merupakan hasil musyawarah mufakat peserta Konfercab. Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme pimpinan sidang, dengan pencalonan tunggal yang kemudian disepakati secara aklamasi.
"Ketua Tanfidziyah proses pemilihannya melalui pimpinan sidang dan ada pencalonan dan ternyata memang ada cuma satu calon dan berdasarkan musyawarah muafakat, secara aklamasi diputuskan Ketua Tanfidziyah terpilih,” ujar Syakir kepada NU Online, Jumat (16/1/2026).
Sementara itu, pemilihan Rais Syuriyah dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Tim AHWA terdiri dari lima orang yang diketuai oleh KH Djamal Djamalullail, Mustasyar PCINU UK, serta melibatkan Rais Syuriyah periode sebelumnya dan tiga perwakilan dari berbagai kota di Inggris. Melalui sidang AHWA tersebut, Fitra Roman Cahaya ditetapkan sebagai Rais Syuriyah terpilih.
“Mekanisme proses pemilihan rais syuriyah melalui AHWA yang kita sudah kirim ada 5 orang,” tuturnya.
Fitra Roman Cahaya diketahui menempuh pendidikan sarjana di Universitas Islam Indonesia (UII), serta melanjutkan studi magister dan doktoralnya di Australia. Saat ini, ia berkiprah sebagai dosen tetap di Inggris.
Adapun Abdul Syakir merupakan alumni Pondok Pesantren Assiddiqiyah Pusat di Jakarta Barat, lulusan S1 Jurusan Aqidah dan Filsafat UIN Jakarta, serta menyelesaikan studi magister di bidang Kajian Pengembangan Perkotaan Universitas Indonesia. Sebelum bermukim di Inggris, ia berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.
Dalam Konfercab tersebut, PCINU UK mengangkat tema “Green Economy: Kajian Lingkungan dalam Merawat Jagat”. Syakir menyebut, tema ini menjadi pijakan utama dalam merumuskan arah program kerja kepengurusan ke depan, khususnya dalam mendorong kesadaran lingkungan, pembangunan berkelanjutan, dan transisi energi terbarukan.
Sebagai implementasi tema, Konfercab menghadirkan sesi diskusi lingkungan dengan tiga narasumber, yakni Prof Dr Ahmad Syakir Kurnia dari Universitas Diponegoro, Dr Yudhi Ariadi selaku Awan PCINU UK, serta Nilam, mahasiswa magister bidang energi terbarukan di University of Edinburgh.
Syakir menjelaskan bahwa terdapat sejumlah program prioritas yang akan dijalankan selama masa khidmat kepengurusan. “Program prioritas yang akan dijalankan, ada beberapa program yang akan dijalankan pada saat sidang komisi kerja,” paparnya.
Pertama, penguatan infrastruktur organisasi melalui pembentukan Majelis Wilayah Cabang Istimewa (MWCI) di berbagai kota di Inggris guna menjangkau kader dan warga NU yang tersebar.
“Saat ini, sebaran keanggotaan NU di UK meliputi sejumlah kota, antara lain London, Coventry, Birmingham, Leeds, Edinburgh, Manchester, Oxford, Cambridge, Exeter, Sheffield, Southampton, Bristol, Colchester, Loughborough, Sussex, Glasgow, Dundee, dan Aberdeen,” ungkapnya.
Kedua, optimalisasi pendataan anggota untuk memetakan latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi.
Ketiga, PCINU akan meluncurkan Gerakan Infaq 5 Pounds per Bulan bagi pengurus dan anggota. Program ini dilandasi filosofi lima waktu shalat, hadits tentang lima perkara sebelum lima perkara, serta maqashid syariah. Dana infak tersebut direncanakan untuk menopang kegiatan NU di berbagai kota di Inggris.
Selain itu, PCINU juga merencanakan penyelenggaraan PCINU Summit, yakni pertemuan PCINU se-dunia yang akan digelar di Inggris untuk membahas isu-isu aktual, seperti lingkungan, hukum, dan persoalan global lainnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peringatan Isra Mi’raj sebagai Momentum Memperbaiki Kualitas Shalat
2
Khutbah Jumat Isra Mi’raj: Shalat dan Kemaslahatan Sosial
3
Baca Doa Berikut di Malam Isra Mi'raj, Dapatkan Faedahnya: Terkabul Segala Hajat
4
Khutbah Jumat: Isra Mi’raj, Gelar Kemuliaan Nabi Muhammad dan Kewajiban Shalat
5
Khutbah Jumat: Mi’raj Baginda Nabi dan Perjuangannya Meringankan Kewajiban Umat
6
Baca Amalan Ini pada Jumat Terakhir Rajab Hari Ini, Faedah: Terpenuhi Segala Kebutuhan
Terkini
Lihat Semua