Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Nyai Hj Hizbiyah Rochim mengungkapkan peranan penting pada sosok ibu. Baginya, ibu menjadi penopang dalam kemajuan bangsa dan agama.
"Setiap ibu adalah pembentuk karakter bangsa dan agama melalui didikan serta teladan. Kita tidak sekadar menerima perbedaan, tetapi aktif mengubahnya menjadi energi positif bagi pembangunan bangsa," katanya, sebagaimana dikutip NU Online Jakarta.
Ia mengatakan, para ibu perlu menyampaikan kepada anaknya tidak sekadar menerima perbedaan, tetapi aktif mengubahnya menjadi energi positif bagi pembangunan bangsa.
"Kita harus mampu melihat keragaman sebagai rahmat, bukan sekadar sesuatu yang harus ditoleransi. Mari kita jadikan perbedaan sebagai modal utama membangun kehidupan berbangsa yang harmonis," jelas Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah itu.
Hizbiyah menegaskan bahwa keragaman bukanlah penghalang, melainkan modal utama dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis.
"Ibu-ibu Indonesia ini masyarakatnya terdiri dari beragam etnis dan agama, namun kita memiliki keberanian luar biasa untuk menyalurkan perbedaan menjadi kekuatan," katanya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua