Awal 2026, Korban Meninggal Dunia Bencana Aceh-Sumatra Capai 1.157 Jiwa
NU Online · Kamis, 1 Januari 2026 | 19:30 WIB
Kondisi Dayah Bustanul Ulum Bener Meriah, Aceh yang mengalami kerusakan akibat bencana alam (NU Online/Lukman)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Memasuki awal tahun 2026, rangkaian bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat masih menyisakan duka mendalam. Data hingga Kamis (1/1/2025) pukul 18.30 WIB Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di kawasan tersebut telah mencapai 1.157 jiwa.
Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan sebanyak 165 jiwa masih dinyatakan hilang dan 381.100 jiwa mengungsi akibat terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Total wilayah terdampak mencapai 52 kabupaten/kota, dengan kerusakan infrastruktur yang masih signifikan.
Data BNPB menunjukkan kerusakan rumah warga mencapai 166.925 unit, dengan rincian 53.555 rumah rusak berat, 41.925 rumah rusak sedang, dan 71.445 rumah rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas publik, mulai dari 215 fasilitas kesehatan (Puskris), 3.188 fasilitas Pendidikan (Kemendiknas), 803 rumah ibadah, hingga 34 jembatan (PU) dan 81 ruas jalan (PU) yang dilaporkan rusak atau terputus.
Tingginya angka korban jiwa terlihat dari sejumlah daerah dengan jumlah kematian tertinggi. Aceh Utara tercatat sebagai wilayah dengan korban meninggal terbanyak dengan 216 orang, disusul empat kabupaten/kota tertinggi lainnya yaitu Agam (192 orang), Tapanuli Tengah (127 orang), Aceh Tamiang (101 orang), dan Tapanuli Selatan (88 orang).
Sementara itu, dari sisi pengungsian, Aceh Utara kembali mencatat jumlah pengungsi tertinggi, mencapai 166,9 ribu warga, disusul wilayah lain seperti Aceh Tamiang (115 ribu warga), Gayo Lues (17,8 ribu warga), Bireun (17,8 ribu warga), Pidie Jaya (14,8 ribu warga), Aceh Tengah (11,8 ribu warga), Aceh Timur (7 ribu warga), Tapanuli Selatan (4,7 ribu warga), Agam (4,3 ribu warga), dan Tapanuli Tengah (4,2 ribu warga).
Di tengah situasi tersebut, pemerintah daerah mulai memasuki fase pemulihan. BNPB mencatat, total 21 kabupaten/kota telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan. Rinciannya, Provinsi Aceh sebanyak 6 kabupaten/kota, Provinsi Sumatra Utara 7 kabupaten/kota, dan Provinsi Sumatra Barat 8 kabupaten/kota.
Selain itu, terdapat 3 kabupaten/kota yang masih dalam proses penetapan status transisi darurat ke pemulihan, masing-masing 1 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, 1 kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Utara, dan 1 kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Barat.
============
Para dermawan bisa donasi lewat NU Online Super App dengan mengklik banner "Darurat Bencana" yang ada di halaman Beranda atau via web filantropi di tautan berikut: filantropi.nu.or.id.
Terpopuler
1
PBNU Tegaskan Aliansi yang Mengatasnamakan Angkatan Muda NU Bukan Bagian dari Organisasi NU
2
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
3
Khutbah Jumat: Rajab, Bulan Islah dan Perdamaian
4
Khutbah Jumat: Rezeki yang Halal Menjadi Penyebab Hidup Tenang
5
PWNU Aceh Dukung Pendataan Rumah Terdampak Banjir, Warga Diminta Melapor hingga 15 Januari
6
Khutbah Jumat: Media Sosial dan Ujian Kejujuran
Terkini
Lihat Semua