Kiai Said Tuntun Seorang Ibu dan Dua Anaknya Masuk Islam
NU Online · Jumat, 12 Juni 2020 | 11:20 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menuntun seorang ibu bernama Sofiah (43) dan dua anaknya bernama Alleka Gabriela Waleleng (12) dan Armando Timotheus Waleleng (10) memeluk agama Islam, Jumat (12/6) di lantai 3, Gedung PBNU, Jakarta Pusat.
Prosesi pembacaan dua kalimat syahadat disaksikan Ketua PBNU Robikin Emhas dan KH Abdul Manan Ghani.
Seusai membaca dua kalimat syahadat, Kiai Said mengajak semua orang yang menyaksikan prosesi sakral tersebut untuk membaca Surat Al-Fatihah. Setelah itu dilanjut dengan pembacaan doa oleh Kiai Manan.
Kiai Said lantas mengubah nama dua anak tersebut. Alleka Gabriela Waleleng diubah menjadi Zulaikha Gabriela, dan Armando Timotheus Waleleng diubah menjadi Ahmad Ridho. Adapun untuk nama ibunya, Kiai Said tidak mengubah, yakni tetap dengan nama Sofiah.
Kiai Said kemudian memberikan Al-Qur'an kepada mereka bertiga.
Kiai Said dalam pengantarnya menyatakan bahwa agama Islam merupakan agama yang sempurna. Islam memiliki ajaran yang orisinil, baik aqidah, syariah, maupun akhlaknya.
"Kitab sucinya tidak berubah. (Pelaksanaan) shalat, puasa, zakat, haji dari dulu sampai sekarang sama," kata Kiai Said.
Sebelumnya, si ibu beragama Islam, kemudian keluar dari agama yang dibawa Nabi Muhammad ini karena mengikuti agama suaminya.
"Sofia pernah keluar dari Islam. Hari ini kembali ke Islam. Mudah-mudahan semuanya ada hikmahnya. Rahasia Tuhan yang sangat bernilai kembali ke Islam lagi," ucap kiai yang juga Pengasuh Pesantren Luhur Al-Tsaqafah Jagakarsa, Jakarta Selatan itu.
Pewarta: Husni Sahal
Editor: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua