Nasional

LAZISNU PBNU Dorong Dai Internasional Bawa Pesan Kemanusiaan Palestina

Kamis, 27 Februari 2025 | 13:00 WIB

LAZISNU PBNU Dorong Dai Internasional Bawa Pesan Kemanusiaan Palestina

Wakil Ketua LAZISNU PBNU, Qohari Cholil saat memberikan sambutan kepada para dai internasional, Rabu (26/2/2025) di kantor PBNU Jakarta. (Foto: NU Online/Ulin)

Jakarta, NU Online

Dalam acara Pre-Departure Training Dai Go Global dan Dai Nusantara Ramadhan 1446 H / 2025 M, Wakil Ketua Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PBNU, Qohari Cholil mengimbau kepada para dai yang ditugaskan untuk membawa misi kemanusiaan Palestina.


“Tugas penting para dai, saya ingatkan, saya mohon tema untuk tahun ini, fokus ke Palestina. Jadi bagaimana diupayakan teman-teman pekerja migran itu bisa menyalurkan dananya untuk program (bantuan kemanusiaan) Palestina,” ucap Qohari, Rabu (26/2/2025) di kantor PBNU Jakarta Pusat.


Ia meminta untuk selalu menyampaikan isu kemanusiaan Palestina dalam setiap materi dakwah yang disampaikan oleh para dai internasional yang ditugaskan di 8 negara itu.


Menurutnya, langkah tersebut, merupakan bentuk komitmen LAZISNU untuk terus andil dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina.


“Seperti yang berlangsung saat ini, delegasi LAZISNU PBNU sedang berada di perbatasan Mesir untuk menyalurkan amanah para donatur,” terang Qohari.


Ia menjelaskan bahwa dalam menyalurkan bantuan, LAZISNU berkolaborasi dengan POROZ (Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat) dan juga mitra lokal di Mesir untuk dapat menyalurkan bantuan melalui Rafah.

 

Adapun bantuan yang disalurkan berupa selimut, sayuran, dan juga membangun masjid darurat dengan nilai total bantuan 1,3 milyar rupiah.


Instruksi tersebut ia sampaikan langsung kepada 23 dai internasional yang nantinya akan ditugaskan di delapan negara. 8 dai ke Korea Selatan, 6 dai ke Taiwan, 3 dai ke Jepang, 2 dai ke Hongkong, 1 dai ke Australia, 1 dai ke Belanda, 1 dai ke New Zealand, dan 1 dai ke Timor Leste.


Nantinya para dai internasional ditugaskan selama bulan Ramadhan 1446 H dan diperkirakan akan kembali ke tanah air Indonesia pada awal bulan April 2025.