Muslimat NU Komitmen Kembangkan Ekonomi Umat
NU Online · Jumat, 30 Oktober 2020 | 23:00 WIB
Hj Sinta Nuriyah Wahid juga hadir secara virtual dalam Rakernas dan Mukernas Muslimat NU di Malang, Jawa Timur. (Foto: NU Online/Rahman)
Abdul Rahman Ahdori
Kontributor
Malang, NU Online
Pengurus Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Kota Batu Malang, Jawa Timur, Kamis (29/10). Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa berkomitmen akan terus mengembangkan ekonomi umat agar kehadiran Muslimat NU semakin dirasakan masyarakat.
Menurut Gubernur Jawa Timur ini, Muslimat NU memiliki kekuatan besar untuk mengembangkan kegiatan ekonomi. Namun selama ini pergerakan Muslimat NU baru menyentuh gerakan sosial. Kata dia, dengan jumlah anggota yang hampir 32 juta orang, Muslimat NU bisa menjadi ruang baru untuk pengembangan kekuatan ekonomi umat.
“Muslimat adalah kekuatan besar. Sosial dan kapital berseiring dengan upaya untuk dapat melaksanakan dakwah bil mal dan jihad bil mal. Ini adalah cara untuk mengikis kefakiran, harus melakukan pemberdayaan ekonomi,” tuturnya saat memberikan sambutan.
Ruh yang harus mulai dikembangkan oleh Muslimat NU, lanjut Menteri Sosial periode 2014-2018 ini adalah pergerakan ekonomi. Jika hal itu bisa diupayakan Muslimat NU dapat dengan cepat menjadi organisasi yang mampu berjalan secara mandiri. Selain itu, kata Hj Khofifah, masyarakat harus diberikan edukasi tentang dunia keuangan. Itu sesuatu yang sangat penting karena financial technologi berkembang pesat saat ini.
“Masyarakat sangat penting untuk diedukasi agar tidak terjebak pada pinjaman online yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu perlu literasi keuangan bagaimana warga bisa melakukan identifikasi supaya tidak terjebak format yang menggiurkan. Ini akan memberikan pengayaan bagi lembaga keuangan. Proses pencerdasan untuk merencanakan keuangan menjadi penting,” ucapnya.
Rakernas dan Mukernas Muslimat NU tersebut dibuka secara virtual oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. Hadir pula secara virtual Ketua Umum Pengurus Besar NU KH Said Aqil Siroj dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
Acara tersebut akan berlangsung selama 3 hari dengan mengambil tema besar Revitalisasi Perangkat Muslimat NU. Acara Rakernas tahun 2020 memiliki tujuan untuk memberikan evaluasi realisasi keputusan Kongres, membahas perkembangan organisasi, memberikan usulan perubahan AD/ART serta membahas masalah aktual tentang keagamaan, kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan.
Pewarta: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Aryudi A Razaq
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua