NU Peduli Bantu Warga Terdampak Banjir Bekasi: Salurkan Makanan hingga Bersihkan Sampah
NU Online · Senin, 17 Maret 2025 | 11:00 WIB
Bekasi, NU Online
Relawan NU Peduli bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membantu warga terdampak banjir di Kota dan Kabupaten Bekasi. Bantuan yang diberikan ini berupa makanan, Al-Qur'an untuk masjid dan mushala terdampak, hingga membersihkan puing dan sampah.
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kota Bekasi yang berada di Kecamatan Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Timur, Medan Satria; serta wilayah Kabupaten Bekasi di Kecamatan Cikarang, Tambun Utara, dan Babelan.
Bantuan ini disalurkan atas kerja sama NU Online, LAZISNU, LPBINU, dan Banser Tanggap Bencana (Bagana), pada Ahad (16/3/2025).
"Relawan NU Peduli menyalurkan bantuan makanan instan, mesin steam air, makanan untuk berbuka dan makanan untuk sahur serta sejumlah sapu, pel-pelan, air mineral, sabun, dan 300 Al-Qur’an ke beberapa masjid-masjid," kata pengurus LPBI PBNU Syamsul Arifin, kepada NU Online, Senin (17/3/2025).
Selain membersihkan puing dan sampah, kata Syamsul, Relawan NU Peduli juga mendirikan posko pengungsian dan kesehatan.
"Sejak 3 Maret, relawan NU Peduli masih membantu warga yang rumahnya terendam banjir dan jalan yang dipenuhi lumpur serta tumpukan sampah," kata Syamsul.
Musibah banjir melumpuhkan aktivitas warga Kota Bekasi, pada awal Maret 2025. Salah satu penyebabnya adalah luapan Kali Bekasi.
Banjir merendam Stasiun Bekasi hingga membuat pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) yang hendak pulang harus tertahan. Motor di parkiran pun ikut terendam.
Ratusan motor terendam, sehingga para pemilik terpaksa mengevakuasinya hingga rela tubuhnya ikut terendam. Akibat terendam banjir, banyak motor yang mesinnya mati.
Selain itu, akses RSUD Kota Bekasi juga terhambat. Warga yang hendak berobat harus menunggu jasa penyeberangan yang tersedia. Pusat perbelanjaan, pasar, rumah sakit, masjid, dan TPU Jatisari pun tak luput terendam banjir.
Kini, Kota dan Kabupaten Bekasi sedang dalam masa pemulihan pascabanjir. Salah satunya dengan penertiban bangunan liar di Desa Srimukti, Tambun Utara yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua