PP IPNU Ajak Pelajar Asah Kepemimpinan Sejak Dini melalui Organisasi
NU Online Ā· Selasa, 23 September 2025 | 22:30 WIB
Jakarta, NU Online
Wakil Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Muhammad Shidqil Muqoffa mengajak para pelajar untuk mengasah kepemimpinan sejak dini melalui organisasi.
"Pelajar bukan hanya identik dengan ruang kelas dan tumpukan buku. Mereka adalah wajah masa depan bangsa," kata Shidqil dalam Leadership Talks yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Cipondoh, di Gedung Kebudayaan Tangerang, pada Ahad (21/9/2025).
Shidqil menegaskan bahwa kepemimpinan sejati tidak diukur dari jabatan, melainkan dari pengaruh.
āMitos terbesar tentang kepemimpinan adalah bahwa ia hanya milik mereka yang punya posisi. Padahal, kepemimpinan itu tentang pengaruh, bukan jabatan. Setiap pelajar bisa jadi pemimpin, dimulai dari dirinya sendiri,ā ucapnya, melalui keterangan tertulis yang diterima NU Online, pada Selasa (23/9/2025).
Shidqil juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif bagi seorang pemimpin. Ia mengajak para pelajar untuk mampu memimpin dengan hati lewat konsepĀ REACH (respect, empathy, audible, clarity, dan humble).
āPemimpin yang baik itu bukan yang paling banyak bicara, tapi yang mau mendengarkan, menghargai, dan rendah hati. Komunikasi yang sehat lahir dari rasa saling memahami, apalagi ketika kita tahu latar belakang satu sama lain. Dari situ, kepercayaan dan kerja sama bisa tumbuh,ā jelasnya.
Shidqil juga mengajak para pelajar untuk menjadikan organisasi sebagai laboratorium kepemimpinan.
āBangsa ke depan menaruh harapan besar kepada pelajar. Lewat OSIS, organisasi sekolah, sampai IPNU dan IPPNU yang ada di desa hingga provinsi, kalian bisa melatih diri, mengasah potensi, dan memberi warna baru bagi organisasi. Jangan tunggu nanti, mulailah sejak dini,ā jelas Shidqil.
Forum Leadership Talks PAC IPNU IPPNU Cipondoh juga menghadirkan tokoh muda inspiratif yakni Ketua Umum PP IPPNU 2018-2022 Nurul Hidayatul Ummah dan Founder Forum Muda Berdaya Klara Sinta.
Keduanya menegaskan pentingnya menciptakan ruang bagi pelajar untuk berani tampil sebagai pemimpin perubahan. Ratusan pelajar yang hadir terlibat aktif dalam diskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman.
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
3
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
6
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan ASN Masih Kecil: Kekayaan RI Banyak Lari ke Luar Negeri
Terkini
Lihat Semua