Prabowo Lantik Menteri dan Wamen Hari Ini, Tengok yang Tertua dan Termuda
NU Online · Senin, 21 Oktober 2024 | 07:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming saat mengumumkan susunan menteri Kabinet Merah Putih, Ahad (20/10/2024) malam di Istana Negara Jakarta. (Foto: setkab.go.id)
Achmad Risky Arwani Maulidi
Kontributor
Jakarta, NU Online
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto melantik 109 menteri dan wakil menteri yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih. Pelantikan dijadwalkan pada Senin (21/10/2024) pagi dan siang hari.
“Rencananya besok pagi (hari ini) akan saya lantik, para menteri pukul 10 dan siang harinya saya akan lantik wakil menteri,” ungkap Prabowo, Ahad (21/10/2024) malam usai membaca susuan kabinet.
Prabowo akan melantik sebanyak 48 menteri dan 56 wakil menteri. Dari jumlah keseluruhan, untuk menteri termuda ialah Ario Bimo Nandito Ariotedjo yang kembali dipercaya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Dito akan dibantu mantan atlet bulutangkis peraih medali emas Olimpiade Athena 2004, Taufik Hidayat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga.
Dito genap berusia 34 tahun saat dilantik menjadi Menpora 2024-2029. Dito merupakan politisi dari Partai Golkar yang menjabat sebagai Menpora sejak 3 April 2023.
Selain itu, Menteri tertua kabinet Prabowo ialah Sjafrie Sjamsoeddin yakni Menteri Pertahanan. Pada masa pelantikan usianya akan mencapai 72 tahun, ia lahir pada 30 Oktober 1952.
Sebelum diangkat menjadi menteri, Sjafrie menjabat sebagai Wamenhan RI pada tahun 2010-2014 dan Asisten Khusus Menhan bidang Manajemen Pertahanan tahun 2019-2024.
Sementara itu, wamen termuda ialah Dyah Roro Esti Widya Putri, yaitu Wakil Menteri Perdagangan. Roro, sapaannya, genap berusia 31 tahun saat pelantikan. Ia lahir di Jakarta pada 25 Mei 1993.
Roro merupakan politisi Golkar yang pernah menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VI.
Lalu untuk wakil menteri tertua tercatat nama Otto Hasibuan. Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan itu lahir di Sumatera Utara pada 5 Mei 1955. Ia merupakan seorang pengacara sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).
Jabatan menteri dan wakil menteri diisi oleh sejumlah tokoh dengan latar belakang yang beragam, yakni politisi, TNI/Polri, profesional, ormas, stafsus, advokat, mantan atlet, akademisi, serta ilmuwan.
Setelah dilantik hari ini, para menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga akan menjalani pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah selama 3 hari.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua