Rektor Uninus Ungkap Era Society 5.0 terkait Dunia Pendidikan Perguruan Tinggi
NU Online · Senin, 30 Januari 2023 | 15:45 WIB
Bandung, NU Online
Rektor Universitas Islam Nusantara (Uninus) Prof Dr H Obsatar Sinaga mengatakan, saat ini kita berada dalam era yang disebut dengan society 5.0. Era ini bisa digambarkan sebuah masyarakat yang berbasis teknologi.
Menurut dia, pada era ini, masyarakat dituntut mampu menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era revolusi industri 4.0.
“Tujuannya sama dengan era sebelumnya yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” katanya pada sambutan Webinar Nusantara I yang diselenggarakan Fakultas Teknik Uninus dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi, Sabtu (28/1/2023).
Dalam menghadapi era society 5.0, menurut pakar hubungan internasional ini, dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kecakapan, yakni creativity, critical thinking, communication, dan collaboration.
Oleh karena itu, lanjutnya, ada tiga hal yang harus dimanfaatkan pendidik di era society 5.0, antara lain: Internet of things (IoT) pada dunia Pendidikan, Virtual/Augmented reality dalam dunia pendidikan, dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mengetahui serta mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran yang dibutuhkan oleh peserta didik.
Salah satu pendekatan untuk semua itu adalah perguruan tinggi menerapkan kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum ini fokus pada capaian pembelajaran dimana diharapkan mampu memenuhi aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai keadaan sosial, ekonomi dan budaya akademik.
Editor: Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua