Pasukan keamanan Mesir menahan 28 anggota Ikhwanul Muslimin pada Sabtu (5/4) lalu dalam operasi fajar terhadap sejumlah rumah menjelang pemilihan dewan setempat yang dijadwalkan Selasa (8/4) besok.
Sumber keamanan setempat juga mengumumkan bahwa lebih dari 350 anggota kelompok berpengaruh di Mesir itu ditahan sejak Selasa lalu selama razia terbaru sebagai usaha pengamanan menjelang pemungutan suara.<>
Ikhwanul Muslimin mengintai kursi-kursi di dewan melawan partai yang berkuasa di Mesir. Seorang juru bicara kelompok itu membenarkan aksi penahanan tapi menyebutkan jumlah yang ditahan hanya 26 orang.
Menurut dia, mereka yang ditahan termasuk dua calon diciduk di empat provinsi di Delta Nil, yang merupakan basis kelompok itu.
Sumber-sumber keamanan mengatakan, mereka menjadi anggota kelompok terlarang dan memiliki literatur antipemerintah.
Kelompok itu mengatakan pemerintah Mesir telah menghalangi usaha para anggotanya mendaftar sebagai calon. Sementara kementerian Dalam Negeri Mesir telah berulang-ulang menolak berkomentar tentang tuduhan tersebut. (ant/nur)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
6
Rencana Kenaikan BBM Subsidi, MTI Usul Pemerintah Siapkan Transportasi Umum Murah
Terkini
Lihat Semua